PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) terkait Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022. Para pemegang obligasi secara kompak menolak seluruh usulan restrukturisasi yang diajukan oleh perseroan dalam pertemuan tersebut.
Dalam pelaksanaan RUPO, terdapat tiga agenda utama yang dibahas untuk dimintakan persetujuan dari para pemilik modal. Agenda pertama membahas persetujuan perubahan jatuh tempo obligasi. Agenda kedua mencakup usulan persetujuan perubahan tingkat bunga obligasi. Sementara itu, agenda ketiga berkaitan dengan persetujuan pengesampingan pelanggaran (waiver) atas tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran Bunga ke-17 dari instrumen surat utang tersebut.
Hasil Pemungutan Suara RUPO
Hasil pemungutan suara pada ketiga agenda menunjukkan penolakan telak dari para pemegang obligasi. Pada agenda pertama perihal perubahan jatuh tempo obligasi, sebanyak 99,57 persen suara menyatakan tidak setuju, sedangkan pihak yang memberikan persetujuan hanya mencapai 0,43 persen suara.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Penolakan serupa berlanjut pada agenda kedua mengenai perubahan tingkat suku bunga obligasi. Dari total hak suara yang masuk, sebanyak 99,48 persen suara menolak usulan tersebut, berbanding 0,52 persen suara yang menyatakan setuju terhadap skema yang ditawarkan ADHI.
Pada agenda ketiga, ADHI memohon persetujuan pengesampingan pelanggaran atas kegagalan pemenuhan kewajiban pembayaran Bunga ke-17. Namun, usulan keringanan ini juga ditolak oleh mayoritas pemegang obligasi, dengan perolehan suara tidak setuju mencapai 94,73 persen dan suara setuju hanya sebesar 5,27 persen.
Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Hadapi Status Gagal Bayar
Penolakan terhadap seluruh proposal restrukturisasi tersebut berdampak langsung pada posisi kewajiban perseroan. Mengingat permohonan pengesampingan pelanggaran maupun perubahan tenor dan tingkat bunga tidak direstui investor, ADHI kini dihadapkan pada status gagal bayar (default) atas kewajiban Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022.






