Akses transportasi di Desa Sindrondro, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, terus dijaga agar tetap fungsional menyusul longsor susulan yang merusak badan jalan nasional pada 25 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Nias bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara kini memacu persiapan konstruksi permanen sembari memberlakukan rekayasa lalu lintas darurat di titik kritis kilometer 47+800 tersebut.
Ruas jalan nasional ini memegang peranan krusial bagi denyut ekonomi Kepulauan Nias. Jalur tersebut menjadi urat nadi utama lalu lintas warga, distribusi barang kebutuhan pokok, hingga pasokan energi menuju Kabupaten Nias Selatan.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Sumatera Utara, Syamsul Rizal, menyampaikan bahwa penanganan kerusakan permanen telah dimasukkan ke dalam paket preservasi jalan. Saat ini, proses pengadaan barang dan jasa tengah berjalan pada tahap evaluasi penyedia jasa dengan target penyelesaian tender pada akhir September 2026 sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sembari menunggu pekerjaan permanen direalisasikan, kendaraan yang melintasi area longsoran dibatasi dengan beban muatan maksimal 10 ton guna mencegah amblasan susulan.
Penyaluran BBM Lewat Skema Khusus
Untuk menjaga kelancaran pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Nias Selatan, Pemkab Nias berkoordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga dalam mengatur pergerakan armada tangki. Truk tangki berkapasitas sekitar 5.000 liter masih diizinkan melewati badan jalan yang tersisa.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sementara itu, truk tangki berkapasitas lebih besar鈥攜aitu 8.000 liter dan 16.000 liter鈥攎enerapkan metode transfer muatan (over pumping). Melalui mekanisme ini, muatan BBM disalurkan menggunakan pompa dari truk di sisi sebelum longsoran menuju truk penerima yang telah bersiaga di seberang area amblas.
Langkah percepatan rehabilitasi jalan nasional ini turut dipantau langsung oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera. Koordinator Wilayah Sumatera Utara Posko Nasional Satgas PRR, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal seluruh tahapan pengadaan agar pengerjaan fisik permanen di jalur Nias-Nias Selatan dapat terlaksana tepat waktu sesuai rencana.






