Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menyiapkan pembangunan jembatan sementara berbahan baja wide flange (WF) untuk memfasilitasi akses penyeberangan warga melintasi Kali Semongol di wilayah Tegal Alur, Kalideres. Keberadaan jembatan ini dibangun secara khusus untuk mengakomodasi mobilitas para pejalan kaki.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyampaikan bahwa jembatan darurat berbahan kayu yang saat ini difungsikan sebagai penyeberangan alternatif akan dibongkar bersama. Pembongkaran tersebut dilakukan ketika kesepakatan mengenai pembangunan jembatan baru telah dicapai, dengan estimasi waktu pengerjaan konstruksi fisik selama dua minggu.
Dalam prosesnya, pihak Adhi Karya telah menyepakati pembuatan jembatan sementara yang lebih kuat dan kokoh demi keamanan warga. Jembatan berbahan baja WF ini murni dirancang sebagai jembatan penyeberangan orang, sehingga tidak dapat dilintasi oleh sepeda motor maupun jenis kendaraan lainnya.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berdasarkan hasil pengukuran awal yang dilakukan di lokasi, bentang panjang konstruksi yang dibutuhkan untuk melintasi Kali Semongol adalah sekitar 7,9 meter. Jembatan baja tersebut direncanakan memiliki lebar penampang antara 80 hingga 90 sentimeter.
Akses naik menuju jembatan penyeberangan akan menggunakan struktur tangga tanpa ramp atau bidang miring. Desain tangga tanpa ramp sengaja diterapkan guna mencegah kendaraan bermotor masuk atau memaksakan diri melintasi jembatan tersebut.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tahapan awal pengerjaan dimulai dengan agenda pembersihan dan persiapan area di lapangan sejak Selasa (1/9). Kegiatan persiapan ini dikerjakan paralel dengan proses perencanaan teknis yang ditargetkan selesai paling lambat satu minggu ke depan, sebelum proses konstruksi fisik sepenuhnya digarap di lokasi.
Bagi masyarakat yang membutuhkan jalur penyeberangan, warga di sekitar lokasi masih memiliki akses mobilitas lain. Terdapat dua jembatan alternatif yang dapat dilalui oleh warga, yakni jembatan yang masing-masing berada di sisi kanan dan sisi kiri dari lokasi jembatan yang sebelumnya telah dibongkar.






