Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyiapkan empat posko darurat guna menampung warga yang terdampak insiden kebakaran di kawasan Gambir. Langkah tanggap darurat ini diambil menyusul dampak kebakaran yang menghanguskan permukiman padat penduduk.
Camat Gambir Muhammad Iqbal mengonfirmasi bahwa empat titik posko pengungsian tersebut ditempatkan di beberapa lokasi, mencakup area lapangan, tanah kosong, bagian belakang kawasan, hingga memanfaatkan rumah warga setempat. Berdasarkan pendataan awal, musibah ini berdampak pada 114 unit rumah serta mengakibatkan 880 jiwa dari 310 kartu keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban, pasokan bantuan pangan mulai dialirkan secara bertahap melalui koordinasi Dinas Sosial, Bazis, Baznas, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Selain pemenuhan makanan pokok, pihak kecamatan tengah melakukan inventarisasi data bagi anak-anak usia sekolah yang terdampak guna memastikan kebutuhan akomodasi dan perlengkapan belajar mereka tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Peristiwa kebakaran tersebut awalnya dilaporkan oleh warga kepada petugas pada pukul 13.40 WIB. Operasi pemadaman langsung dikerahkan enam menit berselang, yakni pukul 13.46 WIB. Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Triyanto menyampaikan bahwa amukan api berhasil dilokalisasi dan memasuki status kuning pada pukul 16.17 WIB.






