Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka akses pembiayaan modal usaha bagi para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Melalui program ini, Bank Jakarta telah menyalurkan pembiayaan kepada 167 pedagang dengan nilai total mencapai sekitar Rp 48 miliar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka langsung akses pembiayaan tersebut. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 100 pedagang berpartisipasi dalam agenda penandatanganan akad kredit massal bersama pihak Bank Jakarta.
Langkah penyaluran modal ini merupakan bentuk kolaborasi antara Bank Jakarta dan Perumda Pasar Jaya untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong ekonomi kerakyatan. Keberadaan fasilitas pembiayaan ini diharapkan dapat membantu aktivitas usaha para pedagang, mengingat terdapat lebih dari 5.000 pelaku usaha yang beroperasi di kawasan Pasar Induk Kramat Jati.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Skema Pembiayaan KUR dan Non-KUR
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menyampaikan bahwa program yang diselenggarakan bukan sekadar penyaluran kredit biasa. Fasilitas ini disiapkan guna memberikan dukungan modal usaha yang sesuai dengan skala dan kapasitas pelaku usaha di pasar tersebut.
Penyaluran pembiayaan tersebut disediakan melalui dua skema utama, yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan non-KUR:
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

- Skema KUR: Pedagang yang memanfaatkan fasilitas program KUR berkesempatan mendapatkan plafon pinjaman hingga Rp 100 juta tanpa perlu menyertakan jaminan.
- Skema Non-KUR: Bagi pedagang yang mengakses fasilitas non-KUR, Bank Jakarta menyiapkan plafon pinjaman hingga maksimal Rp 500 juta dengan tingkat suku bunga sekitar 10 persen per tahun. Pada skema ini, pedagang dapat menjadikan lapak dagangannya sebagai agunan atau jaminan pembiayaan.
Melalui ketersediaan plafon pinjaman yang disiapkan hingga Rp 500 juta, sinergi perbankan daerah dan pengelola pasar ini ditujukan untuk memperluas jangkauan permodalan bagi seluruh pelaku UMKM di lingkungan Pasar Induk Kramat Jati.






