tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Freelance

Penanganan Rumah Warga Ambruk di Serang dan Alokasi Bantuan BPO Wali Kota

Sri NugrohoDiterbitkan 5 Agu 2026 - 04.39 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penanganan Rumah Warga Ambruk di Serang dan Alokasi Bantuan BPO Wali Kota
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Peristiwa ambruknya sebuah rumah tempat tinggal milik warga di Lingkungan Kepandean, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, menjadi perhatian publik setelah bangunan tersebut belum diperbaiki selama enam bulan. Musibah kerusakan fisik pada bangunan ini berawal dari cuaca buruk yang terjadi pada bulan Februari lalu. Terpaan angin kencang yang disertai dengan curah hujan deras merusak bagian atas bangunan secara signifikan. Akibat tekanan angin dan hujan tersebut, atap rumah roboh dan terbuka lebar.

Pemilik dari hunian yang ambruk tersebut adalah seorang warga bernama Nani Kusnayati. Pada saat insiden cuaca ekstrem itu terjadi pada bulan Februari, Nani kebetulan tidak sedang berada di dalam rumahnya. Ia sedang berada di rumah saudaranya yang terletak di wilayah Kramatwatu. Keberadaan Nani di luar lokasi kejadian membuat musibah robohnya atap rumah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Dari riwayat kepemilikannya, rumah tersebut telah ditempati oleh Nani selama kurang lebih enam tahun. Sejak awal dibeli hingga terjadinya musibah angin kencang tersebut, bangunan rumah tinggal itu belum pernah mendapatkan renovasi.

Aset properti berupa rumah tinggal tersebut memiliki sejarah tersendiri bagi Nani Kusnayati. Nani berhasil membeli rumah di Lingkungan Kepandean tersebut dari akumulasi hasil kerja kerasnya sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri, yakni di Brunei Darussalam dan Malaysia. Pendapatan yang disisihkan dari pekerjaan sebagai pekerja migran di kedua negara tersebut diinvestasikan untuk memiliki tempat tinggal sendiri di Kota Serang. Namun, setelah enam bulan berlalu sejak atap rumahnya ambruk pada Februari dan belum tersentuh perbaikan, kondisi bangunan rumah Nani akhirnya mendapatkan perhatian langsung dari jajaran Pemerintah Kota Serang.

Menanggapi kondisi hunian warga yang rusak tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi secara langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan lapangan dan memeriksa tingkat kerusakan bangunan. Setelah melihat langsung kondisi rumah milik Nani Kusnayati, Pemerintah Kota Serang memutuskan untuk menyalurkan bantuan finansial guna membiayai proses pembangunan kembali rumah yang ambruk tersebut. Bantuan finansial yang dialokasikan bernilai sebesar Rp 30 juta. Seluruh dana bantuan tersebut bersumber dari Biaya Penunjang Operasional (BPO) Wali Kota Serang. Selain bantuan uang tunai, Pemkot Serang juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako untuk pemilik rumah.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dalam kegiatan peninjauan serta penyaluran bantuan langsung tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi tidak hadir sendirian. Proses penyerahan bantuan dari dana BPO Wali Kota dan paket sembako ini turut didampingi oleh pejabat pemerintah daerah setempat, yaitu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Tri Ningsih, serta Camat Serang, Basuni. Kehadiran para pejabat ini menguatkan proses koordinasi tingkat kota dan kecamatan dalam menyalurkan bantuan kepada warga di wilayah Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang.

Mengapa rumah milik Nani Kusnayati di Kota Serang bisa ambruk dan bagaimana kondisi saat kejadian? Bangunan tempat tinggal milik Nani Kusnayati yang berlokasi di Lingkungan Kepandean, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, roboh pada bagian atap akibat diterjang angin kencang yang disertai hujan deras pada bulan Februari. Terpaan angin kencang membuat atap rumah ambruk dan terbuka. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena Nani sedang berada di rumah kerabatnya di kawasan Kramatwatu ketika peristiwa berlangsung. Rumah tersebut sebelumnya telah ditempati selama kurang lebih enam tahun tanpa pernah mengalami renovasi sejak pertama kali dibeli.

Dari mana sumber dana bantuan perbaikan rumah ini dan berapa besaran nominal yang diberikan? Pemerintah Kota Serang memberikan bantuan dana sebesar Rp 30 juta untuk membiayai pembangunan kembali rumah milik Nani Kusnayati. Sumber dana bantuan tunai ini bersumber langsung dari Biaya Penunjang Operasional (BPO) Wali Kota Serang. Di samping dana tunai sebesar Rp 30 juta untuk keperluan perbaikan atap yang ambruk, Pemkot Serang juga menyertakan paket bantuan berupa sembako.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bagaimana latar belakang finansial pemilik rumah dan relevansinya dengan pekerja migran? Rumah yang ambruk tersebut dibeli oleh Nani Kusnayati menggunakan modal yang dihimpun dari hasil bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Brunei Darussalam dan Malaysia. Aset properti ini merupakan hasil jerih payah bekerja di luar negeri yang diwujudkan dalam bentuk tempat tinggal di Kota Serang sebelum akhirnya mengalami kerusakan akibat cuaca buruk pada bulan Februari.

Siapa saja pihak resmi yang terlibat dalam proses peninjauan dan penyerahan bantuan di lapangan? Penyaluran bantuan dan pengecekan kondisi rumah secara langsung dilakukan oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi. Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Serang didampingi secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang, Tri Ningsih, serta Camat Serang, Basuni. Kerja sama jajaran Pemkot Serang, Diskominfo, dan pihak Kecamatan Serang ini memastikan alokasi dana BPO Wali Kota Serang dapat disalurkan secara langsung.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pekerja MigranKota SerangBantuan PemkotBPO Wali Kota

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap