tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiPopuler
Beranda/Afiliasi

Pendampingan UPNVJ Bantu UMKM Kuliner Limo Depok Terapkan Manajemen Keuangan Berbasis Data

Wulan WijayaDiterbitkan 5 Agu 2026 - 08.46 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pendampingan UPNVJ Bantu UMKM Kuliner Limo Depok Terapkan Manajemen Keuangan Berbasis Data
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) telah sukses melaksanakan program penguatan kapasitas usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Depok. Program kemitraan ini secara khusus menyasar UMKM pangan lokal bernama Papandra yang berlokasi di Kelurahan Limo, Kota Depok. Melalui pendampingan yang intensif, tim akademisi membantu mitra menyusun strategi diversifikasi produk yang didukung oleh pengelolaan keuangan berbasis data yang lebih terukur.

Langkah pembinaan ini diambil untuk mengatasi berbagai kendala operasional yang selama ini dihadapi oleh pengelola Papandra, Marni Dewi Yanti. Sebagai produsen makanan ringan berupa kue garpu atau kue siput, Papandra sebelumnya menghadapi tantangan klasik dalam pengelolaan usaha harian. Beberapa persoalan mendasar yang teridentifikasi meliputi pencatatan transaksi keuangan yang belum rutin serta ketiadaan laporan keuangan sederhana. Kelemahan administrasi ini berimbas pada belum adanya perencanaan arus kas yang rapi di tingkat internal usaha.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Dampak dari minimnya catatan keuangan tersebut membuat penentuan harga pokok produksi serta penetapan harga jual produk selama ini hanya didasarkan pada perkiraan semata. Kondisi ini dinilai berisiko bagi kelangsungan usaha karena margin keuntungan yang diperoleh menjadi tidak pasti. Selain itu, ketergantungan yang tinggi pada satu jenis produk utama membuat pendapatan usaha rentan berfluktuasi. Oleh karena itu, diversifikasi produk menjadi kebutuhan mendesak untuk memperluas sumber pemasukan bagi pelaku usaha di Kelurahan Limo ini.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat UPNVJ yang dipimpin oleh Sufyati HS bersama Tri Siswantini dan Tati Handayani menjalankan program bertajuk “Penguatan Manajemen Keuangan Berbasis Data dan Diversifikasi Produk untuk Meningkatkan Keberlanjutan UMKM Pangan Lokal Papandra”. Rangkaian kegiatan pengabdian ini diawali dengan pelaksanaan survei lapangan pada tanggal 13 Mei 2026. Setelah pemetaan masalah selesai dilakukan, tim melanjutkan program dengan memberikan pelatihan serta pendampingan langsung yang berlangsung sepanjang bulan Juni hingga Juli 2026.

Baca Juga

Kesiapan Kejagung dan Polri Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Kesiapan Kejagung dan Polri Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Sufyati HS menjelaskan bahwa pengelolaan usaha yang berbasis data merupakan fondasi mutlak dalam merumuskan strategi pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Tanpa data keuangan yang valid, setiap keputusan ekspansi atau diversifikasi akan sulit diukur keberhasilannya. Selama masa pelatihan, mitra diberikan materi komprehensif yang mencakup teknik pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan laba rugi, serta pembuatan laporan arus kas. Pelaku usaha juga dibimbing dalam menyusun perencanaan cash flow, menghitung harga pokok produksi secara riil, menentukan harga jual berbasis biaya, hingga menyusun strategi diversifikasi produk berdasarkan analisis biaya dan potensi pasar yang ada.

Dalam pelaksanaannya, sistem pengelolaan keuangan yang diperkenalkan kepada Papandra sengaja dirancang secara sederhana. Menurut Tri Siswantini, penyederhanaan sistem ini sangat penting agar pelaku usaha dapat mengaplikasikannya secara konsisten dan berkelanjutan secara mandiri setelah program pendampingan berakhir. Untuk menunjang efisiensi kerja operasional sehari-hari, tim Program Kemitraan Masyarakat juga menerapkan teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas produksi mitra di lapangan.

Terkait dengan pengembangan variasi produk, Tati Handayani menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam melakukan diversifikasi. Diversifikasi tidak boleh dilakukan secara asal-asalan, melainkan harus dipersiapkan dengan baik agar mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi keberlangsungan bisnis. Dengan perhitungan biaya produksi yang matang, produk baru yang dihasilkan nantinya tidak akan membebani keuangan usaha, melainkan menjadi mesin pendapatan baru yang menguntungkan.

Baca Juga

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Muara Enim Terkait Kasus Suap Pengadaan

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Muara Enim Terkait Kasus Suap Pengadaan

Hasil evaluasi yang dilakukan setelah program pendampingan selesai menunjukkan pencapaian yang sangat positif dan signifikan. Tingkat pemahaman dan keterampilan mitra mengalami lonjakan yang cukup drastis dibandingkan sebelum program dimulai. Data evaluasi mencatat bahwa rata-rata pengetahuan peserta mengenai manajemen keuangan dan diversifikasi melonjak dari yang semula hanya 27,2 persen menjadi 89,2 persen. Sementara itu, aspek keterampilan praktis peserta juga mengalami kenaikan dari 20,8 persen menjadi 86,2 persen.

Peningkatan kapasitas yang dialami oleh pengelola UMKM Papandra ini secara meyakinkan telah melampaui target indikator kinerja yang ditetapkan oleh tim pengabdian. Program kemitraan ini awalnya menargetkan peningkatan kapasitas minimal sebesar 60 persen. Dengan hasil akhir yang melampaui batas minimal tersebut, program ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi pembinaan UMKM sejenis di Kota Depok dalam memanfaatkan data keuangan sebagai instrumen pengambilan keputusan bisnis.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Manajemen KeuanganUMKM DepokUPNVJDiversifikasi Produk

Berita Terbaru Lainnya

Kesiapan Kejagung dan Polri Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Jampidsus Febrie AdriansyahKPK Perpanjang Penahanan Bupati Muara Enim Terkait Kasus Suap PengadaanStrategi Mengajukan Pinjaman Modal Usaha di Tengah Lonjakan Kredit PerbankanPenyaluran Manfaat JKK dan THT TASPEN untuk Ahli Waris Petugas Damkar DKI JakartaDinamika Rotasi Portofolio Asing dan Pelepasan Saham TPIA Saat IHSG MenguatPanduan Mengenali Modus Penipuan Berbasis AI dan Langkah Pencegahannya Menurut OJKPenyaluran Bantuan Darurat Baznas RI untuk Korban Kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya SukabumiDampak Mediasi Qatar terhadap Jalur Pelayaran dan Harga Minyak Global

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan · 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital · 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis · 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital · 31 Jul 2026
  5. 5Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi · 4 Agu 2026
Afiliasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap