tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Penjelasan Resmi Terkait Temuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Harapan Ibu

Andi SompaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 05.55 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penjelasan Resmi Terkait Temuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Harapan Ibu
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Temuan ratusan senjata di lingkungan Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu yang berlokasi di Jakarta Selatan telah memicu perhatian publik yang cukup besar. Penemuan sebanyak 996 senjata di dalam ruangan mantan Ketua Yayasan sekolah swasta tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan terkait asal-usul serta tujuan penyimpanannya. Untuk memberikan klarifikasi dan meluruskan informasi yang beredar di masyarakat, pendiri Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i, bersama dengan tim kuasa hukum yayasan akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai temuan mengejutkan ini.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan inventarisasi yang dilakukan oleh petugas, jenis senjata serta barang bukti yang ditemukan di dalam ruangan tersebut sangat beragam. Rincian barang bukti yang berhasil diamankan meliputi empat pucuk senjata laras panjang, dua pucuk senjata laras pendek, satu alat peredam suara, serta tujuh buah magasin dari berbagai jenis. Tidak hanya itu, petugas juga menyita sejumlah amunisi dengan berbagai kaliber. Di lokasi yang sama, ditemukan pula beberapa unit airsoft gun yang dirancang menyerupai model FN P90, AK-47, dan M4 Carbine, alat kejut listrik atau taser gun, peralatan khusus untuk membuat peluru, hingga sebuah buku panduan pembuatan peluru.

Terkait kepemilikan dari ratusan senjata tersebut, Alhadid Endar Putra yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin tampil memberikan penjelasan. Ia secara terbuka mengeklaim kepemilikan atas senjata-senjata tersebut dan menegaskan bahwa sebanyak 995 unit airsoft gun yang ditemukan di lingkungan sekolah swasta itu adalah barang yang legal serta telah mengantongi izin resmi dari pihak berwenang. Menurut Alhadid, keberadaan senjata-senjata tersebut di area sekolah bukanlah tanpa alasan, melainkan didasarkan pada sebuah rencana kegiatan yang telah dirancang sebelumnya.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Alhadid Endar Putra menjelaskan bahwa penyimpanan ratusan senjata di lingkungan sekolah tersebut bermula dari adanya kesepakatan kerja sama pada tahun 2020. Kerja sama itu dilakukan dirinya dengan Pak Suryo, yang saat itu bertindak sebagai pembina di Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu. Melalui kesepakatan tersebut, kedua belah pihak berencana untuk mendirikan kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah, sehingga berbagai peralatan penunjang latihan menembak tersebut disimpan di lingkungan yayasan.

Meskipun demikian, klaim mengenai adanya kesepakatan kerja sama untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak tersebut disikapi secara kritis oleh pihak yayasan. Kuasa hukum yayasan sekolah, Alvon Kurnia Palma, secara tegas meminta pembuktian yang jelas atas klaim tersebut. Alvon menyatakan bahwa jika ada pihak yang mengeklaim bahwa senjata-senjata tersebut disimpan untuk keperluan kegiatan ekstrakurikuler dan hal itu telah disetujui oleh pihak yayasan, maka klaim tersebut harus dibuktikan secara sah. Lebih lanjut, Alvon mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, Pak Suryo sudah berusia 104 tahun. Mengingat usianya yang sudah sangat lanjut, Pak Suryo memiliki keterbatasan untuk memahami, mengetahui, dan memberikan persetujuan terhadap suatu usulan kerja sama.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Di samping memberikan penjelasan mengenai klaim kepemilikan senjata, Alvon Kurnia Palma juga membantah adanya isu miring mengenai konflik internal di tubuh yayasan. Ia menegaskan tidak ada sengketa kepemilikan ataupun benturan kepentingan di antara para pendiri yayasan itu sendiri. Yayasan Sekolah Islam Harapan Ibu didirikan oleh tokoh-tokoh penting, termasuk mantan Wakil Presiden Adam Malik, Mahwardi Labae, dan Bapak Suryo. Alvon menegaskan bahwa hubungan dan situasi di antara para pendiri tetap berjalan tanpa adanya konflik internal.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah pasca-penemuan senjata tersebut, pihak sekolah segera mengambil langkah antisipatif yang cepat. Pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sementara waktu. Kebijakan PJJ ini diberlakukan selama sepekan penuh yang dimulai pada hari Senin. Selama masa penerapan pembelajaran jarak jauh tersebut, pihak yayasan juga secara resmi meminta aparat kepolisian untuk melakukan sterilisasi di seluruh area sekolah guna memastikan lingkungan belajar benar-benar aman sebelum siswa kembali beraktivitas secara normal.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jakarta Selatan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap