Tim gabungan Basarnas terus melakukan proses evakuasi terhadap para penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa. Berdasarkan data terbaru, jumlah penumpang yang berada dalam perjalanan proses evakuasi bertambah menjadi sebanyak 153 orang. Kapal tersebut sebelumnya berlayar menempuh rute dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Berdasarkan pemantauan operasi penyelamatan, titik lokasi terakhir Kapal Virgo Transport 8 tercatat berjarak sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin. Jarak koordinat kejadian tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar 5 jam perjalanan laut menuju dermaga SAR.
Dukungan Kapal Sekitar dalam Operasi Penyelamatan
Upaya evakuasi para korban di perairan dilaksanakan oleh Basarnas dengan bantuan dari kapal-kapal yang sedang berlayar di sekitar lokasi kejadian. Armada kapal yang turut membantu penyelamatan tersebut antara lain KM Haida, MT Mauhan atau TB Mauhan, dan TB TCP.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dari operasi pertolongan yang dijalankan, kapal TB TCP mengevakuasi sebanyak 1 orang penumpang selamat serta 5 korban yang ditemukan meninggal dunia. Di sisi lain, kapal TB Mauhan membantu mengevakuasi 14 penumpang selamat, 1 orang yang mengalami cedera berat, dan 1 orang korban meninggal dunia.
Sebelumnya, Basarnas Banjarmasin sempat melaporkan data hingga pukul 12.00 Wita dengan total 103 orang penumpang yang telah dievakuasi, termasuk di dalamnya 6 korban meninggal dunia. Jumlah tersebut kemudian diperbarui seiring penanganan lanjutan yang mencakup 153 orang penumpang.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Seluruh Penumpang Dievakuasi ke Banjarmasin
Pada awal proses penyelamatan, sebagian penumpang sempat dikabarkan akan dievakuasi menuju Tuban, Jawa Timur. Namun, berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun, seluruh penumpang dipastikan dievakuasi menuju Banjarmasin.
Pelaksanaan dan penanganan evakuasi para penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin juga dipantau langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy.






