Kabar mengenai pemutusan hubungan kerja atau PHK massal kembali datang dari sektor industri tekstil dan fashion di Jawa Barat. Kali ini, PT Namnam Fashion Industries yang berlokasi di Cimahi terpaksa melakukan pengurangan tenaga kerja terhadap ratusan karyawannya. Langkah efisiensi ini memicu perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Perindustrian yang turut memantau perkembangan situasi keuangan dan operasional perusahaan tersebut.
Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai situasi ini, berikut adalah rangkuman pertanyaan dan jawaban yang disusun berdasarkan keterangan resmi dari pihak kementerian serta Dinas Tenaga Kerja setempat.
Apa penyebab utama terjadinya PHK di PT Namnam Fashion Industries?
Keputusan pahit untuk melakukan PHK terhadap ratusan pekerja ini diambil karena kondisi keuangan perusahaan yang terus memburuk. Menurut penjelasan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwan Kartasasmita, neraca keuangan atau balance sheet dari PT Namnam Fashion Industries menunjukkan adanya penurunan penghasilan secara terus-menerus. Penurunan pendapatan yang signifikan ini diduga kuat berhubungan dengan rendahnya penyerapan produk-produk buatan mereka di pasar ekspor. Akibat tekanan finansial tersebut, manajemen harus mengambil langkah penyesuaian produksi agar perusahaan tetap dapat bertahan.








