tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiPopuler
Beranda/Afiliasi

Penyesuaian Margin 7% Proyeksikan Neraca Bulog Positif Rp1,14 Triliun

Sri NugrohoDiterbitkan 4 Agu 2026 - 09.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyesuaian Margin 7% Proyeksikan Neraca Bulog Positif Rp1,14 Triliun
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perum Bulog memproyeksikan perubahan besar pada kondisi finansialnya menjelang penutupan tahun buku. Badan usaha milik negara yang bertugas mengelola pangan ini memperkirakan neraca keuangannya akan berbalik positif hingga mencapai Rp1,14 triliun. Angka tersebut menandai titik balik penting bagi kesehatan fiskal perusahaan setelah sebelumnya beroperasi dengan margin yang sangat ketat dalam menjalankan penugasan negara.

Langkah penyesuaian ini terjadi setelah pemerintah menyetujui perubahan kebijakan margin operasional dalam pengadaan pangan. Kebijakan baru ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas finansial Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta mengelola cadangan beras dengan lebih optimal.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai penyesuaian kebijakan margin baru serta proyeksi keuangan Perum Bulog ke depan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Pertanyaan: Mengapa neraca keuangan Perum Bulog diproyeksikan bisa berbalik positif hingga mencapai Rp1,14 triliun pada akhir tahun?

Jawaban: Faktor utama di balik proyeksi positif ini adalah persetujuan pemerintah untuk melakukan reformasi pada margin operasional yang diterima oleh Perum Bulog. Sebelumnya, skema margin yang berlaku dinilai membatasi ruang gerak finansial perusahaan dalam menjalankan penugasan negara. Dengan adanya perubahan margin yang disetujui oleh pemerintah, arus kas masuk dari pengadaan komoditas pangan menjadi lebih memadai. Hal inilah yang mendorong Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan proyeksi optimistis bahwa neraca keuangan perusahaan akan berbalik positif hingga Rp1,14 triliun pada akhir tahun nanti.

Pertanyaan: Bagaimana rincian perbandingan antara margin lama dengan skema margin baru yang disetujui pemerintah?

Baca Juga

Polisi Usut Video Viral Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung

Polisi Usut Video Viral Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung

Jawaban: Sebelum kebijakan baru ini disahkan, margin yang diterima oleh Perum Bulog dalam menyalurkan komoditas hanya sebesar Rp50 per kilogram. Nilai tersebut dinilai tidak cukup untuk menutupi tingginya biaya operasional pengelolaan pangan. Melalui kebijakan terbaru, pemerintah menyetujui perubahan margin menjadi sebesar 7 persen. Jika dikalkulasikan dengan angka nominal saat ini, margin 7 persen tersebut setara dengan sekitar Rp970 per kilogram. Kenaikan margin dari Rp50 menjadi sekitar Rp970 per kilogram ini memberikan ruang finansial yang jauh lebih sehat bagi perusahaan untuk menutup biaya distribusi dan perawatan.

Pertanyaan: Siapa saja jajaran pejabat pemerintah yang menyetujui penyesuaian margin operasional Bulog ini?

Jawaban: Perubahan skema margin ini tidak diputuskan sepihak, melainkan melalui koordinasi erat dan persetujuan dari para pemangku kebijakan tertinggi di sektor pemerintahan. Penyesuaian margin 7 persen ini telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, persetujuan juga diberikan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi beserta jajaran menteri kabinet terkait lainnya yang mendukung penguatan kelembagaan pangan nasional.

Pertanyaan: Apa dasar hukum resmi yang melandasi perubahan mekanisme margin Perum Bulog tersebut?

Jawaban: Mekanisme perubahan margin ini secara legal diatur di dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbanas) Nomor 3 Tahun 2026. Peraturan baru ini diterbitkan untuk mengubah regulasi sebelumnya, yaitu Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbanas) Nomor 7 Tahun 2025. Di dalam regulasi Perbanas Nomor 3 Tahun 2026 tersebut, dinyatakan secara spesifik bahwa margin untuk Perum Bulog ditetapkan dalam bentuk nominal angka yang perhitungannya didasarkan pada kuantum atau volume pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Baca Juga

LPSK Telaah Permohonan Perlindungan Ferry Hongkiriwang Sebagai Saksi Kasus Febrie Adriansyah

LPSK Telaah Permohonan Perlindungan Ferry Hongkiriwang Sebagai Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Pertanyaan: Bagaimana langkah operasional yang akan dilakukan Bulog terkait pemeliharaan infrastruktur setelah margin baru ini berlaku?

Jawaban: Dengan adanya kepastian margin yang lebih baik, Perum Bulog berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penyimpanan beras di seluruh jaringan distribusinya. Bulog akan meningkatkan anggaran operasional pemeliharaan gudang secara berkala mulai September 2026. Anggaran operasional untuk pemeliharaan di gudang tersebut akan dinaikkan menjadi dua kali lipat dari nilai anggaran sebelumnya. Langkah ini diambil untuk menekan risiko penurunan mutu beras selama disimpan di fasilitas penyimpanan milik perusahaan.

Pertanyaan: Apakah ada faktor ketidakpastian yang dapat memengaruhi realisasi proyeksi surplus keuangan tersebut?

Jawaban: Meskipun proyeksi neraca menunjukkan angka positif sebesar Rp1,14 triliun, realisasi akhir tetap memiliki keterbatasan dan ketergantungan pada kondisi lapangan. Mengingat margin Bulog kini dihitung berdasarkan nominal angka dari kuantum pengadaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), maka pencapaian target keuangan tersebut sangat dipengaruhi oleh volume beras yang berhasil diserap dan disalurkan oleh perusahaan. Jika terjadi kendala dalam pemenuhan kuantum pengadaan CBP akibat faktor cuaca atau pasokan pasar, hasil akhir dari neraca keuangan tersebut dapat mengalami penyesuaian dari proyeksi semula.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Perum BulogKebijakan PanganCadangan Beras Pemerintah

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Usut Video Viral Pembakaran Bendera Merah Putih di BandungLPSK Telaah Permohonan Perlindungan Ferry Hongkiriwang Sebagai Saksi Kasus Febrie AdriansyahSinergi Lintas Sektor untuk Menjaga Keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan NasionalToyota Janjikan New Hilux Tetap Tangguh untuk Kebutuhan Operasional BisnisMenko Polkam Djamari Chaniago Ingatkan Pejabat Daerah Jaga Amanah dan Hindari Kasus HukumPenyelidikan Kasus Perundungan dan Ekshumasi Makam Murid SD di PadangPolemik dan Tata Kelola Ekspor Logam Tanah Jarang di IndonesiaPeran Transmigrasi dan Pelayanan Investasi Terpadu dalam Pemerataan Pembangunan

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
Afiliasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap