tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Perang Saudara Menggila di Tanah Arab, 100.000 Warga Mengungsi

Wulan WijayaDiterbitkan 17 Sep 2026 - 00.35 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perang Saudara Menggila di Tanah Arab, 100.000 Warga Mengungsi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mendesak penggalangan dana darurat sebesar US$14 juta atau sekitar Rp246,4 miliar menyusul eskalasi perang saudara di Yaman yang memaksa lebih dari 100.000 warga meninggalkan rumah mereka. Lonjakan pengungsian massal ini terjadi setelah pertempuran sengit kembali pecah antara kelompok pemberontak Houthi dan pasukan yang setia kepada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Eskalasi militer kian memanas setelah milisi Houthi yang bersekutu dengan Iran melancarkan serangan kilat guna merebut kendali penuh atas seluruh pesisir Laut Merah Yaman. Manuver ini ditujukan untuk memperkokoh cengkeraman mereka di Selat Bab al-Mandeb, koridor maritim vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Wilayah perairan tersebut menjadi rute pelayaran alternatif yang sangat krusial setelah jalur utama di Selat Hormuz terganggu akibat konfrontasi Amerika Serikat dengan Iran.

Pertempuran di sepanjang pantai barat Yaman memicu kepanikan warga sipil di berbagai kota pelabuhan. Aisha Muhammad, salah satu warga terdampak, terpaksa melarikan diri dan meninggalkan lima anaknya di desa dekat kota pelabuhan Mocha ketika milisi Houthi menyerbu kawasan tersebut pada pekan lalu. Di tempat lain, Hussein Haydara bersama keluarganya harus bergegas mengungsi dari Hodeidah secara mendadak saat mortir dan rentetan peluru mulai menghujani permukiman mereka.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sebagian pengungsi memilih mengambil jalur penyeberangan berbahaya melintasi Selat Bab al-Mandeb menuju Djibouti. UNHCR mencatat lebih dari 2.400 orang telah menyeberangi selat tersebut hanya dalam kurun waktu empat hari terakhir. Mayoritas dari mereka yang menyeberang merupakan kelompok rentan, mencakup kaum wanita, anak-anak, dan lansia. Perwakilan UNHCR di Djibouti, Sandrine Desamours, terus berkoordinasi guna menyalurkan bantuan bagi gelombang kedatangan baru di negara tetangga tersebut.

Krisis kemanusiaan di lapangan kini memasuki fase kritis. Tempat penampungan sementara dan komunitas penerima pengungsi mulai kewalahan menampung arus kedatangan warga. Kebutuhan yang paling mendesak meliputi penyediaan tempat tinggal, pasokan pangan, akses air bersih, layanan medis darurat, serta fasilitas perlindungan.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Selain warga lokal, pertempuran ini turut mengancam keselamatan lebih dari 65.000 pengungsi dan pencari suaka yang telah lama terdaftar di Yaman, yang mayoritas berasal dari Somalia dan Ethiopia. Kucuran dana baru yang diajukan UNHCR diharapkan dapat segera terealisasi untuk menopang kebutuhan keluarga pengungsi di dalam wilayah Yaman sekaligus mendukung operasional bantuan kemanusiaan di Djibouti.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap