tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Peredaran Uang Palsu di RI Terus Susut, Jauh di Bawah Eropa-Filipina

Sri NugrohoDiterbitkan 25 Agu 2026 - 03.39 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peredaran Uang Palsu di RI Terus Susut, Jauh di Bawah Eropa-Filipina
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Tingkat peredaran uang palsu di Indonesia mencatatkan penurunan signifikan pada paruh pertama 2026. Data Bank Indonesia (BI) mencatat rasio peredaran uang tiruan pada Semester I-2026 menyusut hingga menyentuh angka 1 ppm (piece per million), atau setara dengan satu lembar temuan uang palsu dalam setiap satu juta lembar uang tunai yang beredar. Capaian ini membaik dibandingkan rasio sepanjang tahun 2025 yang berada di level 4 ppm.

Penurunan rasio tersebut menempatkan Indonesia pada posisi yang jauh lebih terkendali jika disandingkan dengan sejumlah kawasan lain. Berdasarkan data pembanding tahun 2025, peredaran uang palsu di Australia tercatat sebesar 6 ppm, Filipina mencapai 10 ppm, dan Uni Eropa berada pada level 14 ppm.

Faktor Penekan Peredaran Uang Palsu

Menyusutnya temuan rupiah palsu didorong oleh peningkatan kualitas fisik uang tunai yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Pembaruan tersebut mencakup penggunaan bahan baku uang, teknologi cetak terkini, hingga penyematan unsur pengaman modern yang semakin sulit direplikasi oleh pelaku kejahatan.

Selain faktor spesifikasi teknis uang kertas, efektivitas penekanan peredaran ditunjang oleh kerja sama berkelanjutan lintas lembaga. Bank sentral secara teratur berkoordinasi dengan Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) untuk memetakan, mendeteksi, dan menindak aktivitas pemalsuan uang di berbagai wilayah.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Kualitas Uang Palsu Rendah dan Pengungkapan Kasus

Penelitian Bank Indonesia terhadap barang bukti yang disita menunjukkan bahwa kualitas uang palsu yang beredar selama ini masih tergolong sangat rendah. Struktur visual dan fisik tiruan tersebut belum mampu menyamai standar rupiah asli, sehingga masyarakat umum dapat mengidentifikasinya secara mandiri menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

Rendahnya kualitas tersebut terlihat dalam pengungkapan kasus terbaru oleh aparat penegak hukum. Polsek Tamansari mengamankan peredaran uang palsu di Stasiun Jakarta Kota yang terdiri atas pecahan Rp100.000 Tahun Emisi (TE) 2016 dan TE 2022. Hasil pemeriksaan awal mengonfirmasi bahwa sampel fisik dari stasiun tersebut berpangkal pada kualitas cetak yang sangat rendah dan mudah dikenali secara kasat mata.

Di lokasi lain, Polda Metro Jaya membongkar fasilitas produksi uang tiruan yang beroperasi di kawasan Gudang Industri Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan. Penindakan hukum terhadap seluruh pelaku pemalsuan dan peredaran uang palsu ini didasarkan pada ketentuan UU No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pencegahan Melalui Edukasi dan Prinsip 5 Jangan

Penekanan risiko peredaran uang palsu di tingkat transaksi publik didukung lewat edukasi berkelanjutan. Melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah, Bank Indonesia melatih masyarakat untuk membiasakan teknik 3D saat menerima uang pecahan besar maupun kecil.

Selain memeriksa keaslian, masyarakat diminta menjaga integritas fisik rupiah agar fitur pengaman tetap berfungsi optimal dan mudah diverifikasi. Edukasi ini merangkum panduan "5 Jangan", yaitu:

  • Jangan Dilipat
  • Jangan Dicoret
  • Jangan Distapler
  • Jangan Diremas
  • Jangan Dibasahi

Perlakuan fisik yang baik terhadap uang tunai menjaga kondisi fitur pengaman asli tetap utuh, sekaligus mempermudah deteksi dini apabila terdapat lembaran uang palsu yang diselipkan ke perputaran ekonomi sehari-hari.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaRupiah

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap