tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Digital Economy

Pergerakan IHSG dan Penutupan Bursa Saham 31 Juli 2026

Ance ManoppoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 23.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pergerakan IHSG dan Penutupan Bursa Saham 31 Juli 2026
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Bagaimana posisi penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan dengan performa yang positif setelah bergerak konsisten di zona hijau dari awal hingga akhir sesi. Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh RTI pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2026, IHSG berhasil menguat sebesar 49,76 poin. Angka penguatan tersebut setara dengan persentase kenaikan mencapai 0,80 persen. Lonjakan poin ini pada akhirnya membawa IHSG mendarat dengan mantap di posisi 6.236,12 pada saat penutupan pasar. Laju perdagangan yang relatif stabil ini membuat indeks saham acuan tersebut mampu bertahan kokoh di level 6.200-an sepanjang hari.

Berapa rentang dinamika pergerakan IHSG dari titik pembukaan hingga level tertinggi dan terendah harian? Pada awal perdagangan hari Jumat tersebut, IHSG memulai pergerakannya dengan dibuka pada posisi 6.219,62. Sepanjang berlangsungnya sesi transaksi harian, pergerakan indeks terpantau dinamis namun tetap terjaga, di mana indeks sempat menyentuh titik terendahnya di level 6.201,89. Meskipun sempat turun ke titik tersebut, level terendah ini masih berada di atas batas zona hijau sehingga tren positif tetap terjaga. Dorongan transaksi beli yang terus berlanjut mendorong IHSG merangkak naik secara bertahap hingga menyentuh posisi tertinggi harian di level 6.236,61. Nilai tertinggi ini sekaligus menjadi area yang sangat berdekatan dengan titik penutupan akhir perdagangan.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Berapa besar akumulasi volume, nilai turnover, serta frekuensi transaksi saham yang tercatat di bursa? Aktivitas transaksi pasar modal pada penutupan bulan Juli 2026 ini menunjukkan tingkat partisipasi yang masif dari para pelaku pasar. Berdasarkan catatan data transaksi harian, volume perdagangan saham yang berpindah tangan di pasar saham mencapai total 32,45 miliar lembar saham. Dari akumulasi volume transaksi yang cukup besar tersebut, total perputaran uang atau nilai transaksi turnover yang tercipta secara keseluruhan menyentuh angka Rp 18,25 triliun. Di samping besarnya volume dan nilai transaksi, tingkat frekuensi transaksi saham di bursa domestik terekam sangat aktif, yakni mencapai 1.952.207 kali penanganan transaksi di sepanjang hari perdagangan.

Baca Juga

Perkembangan Proyek PLTA Batang Toru dan Target Energi Bersih di Sumatera

Perkembangan Proyek PLTA Batang Toru dan Target Energi Bersih di Sumatera

Bagaimana komposisi pergerakan harga saham individual yang menggerakkan bursa pada hari tersebut? Pergerakan IHSG yang ditutup melaju ke arah positif sangat didukung oleh dominasi saham-saham yang mengalami kenaikan harga di pasar reguler. Secara rinci, terdapat sebanyak 437 saham yang tercatat mengalami penguatan nilai dan bertindak sebagai penopang utama laju indeks menuju zona hijau. Di sisi lain, laju indeks juga diwarnai oleh 193 saham yang tercatat mengalami pelemahan harga atau terkoreksi sepanjang sesi perdagangan berlangsung. Sementara itu, sebanyak 159 saham lainnya sama sekali tidak mengalami pergerakan harga atau bertahan stagnan pada level penutupan sebelumnya. Komposisi ini memperlihatkan bahwa mayoritas pergerakan saham bergerak searah dengan penguatan indeks.

Bagaimana iklim pergerakan bursa saham di kawasan Asia secara umum pada periode yang sama? Penguatan yang dicatatkan oleh IHSG di pasar domestik ternyata seirama dengan kecenderungan positif yang juga melanda pasar saham regional di Asia. Sejumlah indeks acuan di berbagai bursa Asia turut mengakhiri perdagangan di zona hijau pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Hang Seng Index mencatatkan penguatan tipis namun stabil sebesar 0,10 persen pada penutupan sesi perdagangan. Kenaikan yang jauh lebih mencolok terlihat pada pergerakan Nikkei, yang melambung tinggi hingga mencapai angka 3,86 persen. Pergerakan positif di bursa Asia ini juga dikuti oleh Shanghai Composite Index yang ditutup menguat sebesar 0,72 persen pada periode waktu yang sama.

Baca Juga

Penjelasan BGN Mengenai Pembatalan Mutasi Pegawai yang Ditegur Saat Rapat Virtual

Penjelasan BGN Mengenai Pembatalan Mutasi Pegawai yang Ditegur Saat Rapat Virtual

Hal apa saja yang perlu dipahami mengenai dinamika pasar modal dan keterbatasan interpretasi data indeks ini? Penguatan IHSG secara menyeluruh hingga bertengger di level 6.236,12 memang memberikan gambaran umum pergerakan harga secara kumulatif. Namun demikian, kinerja indeks acuan tidak secara otomatis mencerminkan kenaikan harga pada setiap saham individual yang terdaftar. Mengingat masih terdapat ratusan saham yang melemah maupun stagnan, keputusan transaksi saham selalu beriringan dengan risiko fluktuasi harga individual di pasar modal. Aktivitas ekonomi dan transaksi di bursa saham tidak pernah menawarkan kepastian hasil atau keuntungan yang sepenuhnya terbebas dari risiko. Oleh karena itu, para pelaku ekonomi digital disarankan untuk menyikapi setiap pergerakan harian ini secara rasional melalui analisis data yang mendalam.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGPasar Modalekonomi digitalBursa SahamSaham Asia

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Proyek PLTA Batang Toru dan Target Energi Bersih di SumateraPenjelasan Pemerintah Terkait Fenomena Pagar Tinggi di Pusat PerbelanjaanCara Membangun Dedikasi Kerja dan Keseimbangan Keluarga ala Penerima Hoegeng Awards 2026Inovasi Manajemen Basis Data Brigadir Renita Rismayanti dalam Transformasi Digital Misi PBBAlasan Pemasangan Pagar Tinggi di Pusat Perbelanjaan Menurut Pemerintah dan AsosiasiCara Pelaku Usaha Daerah Memahami Ancaman Devide et Impera pada Perekonomian NasionalPanduan Program Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung, Fasilitas, Kurikulum, dan Pengembangan Sumber Daya ManusiaPanduan Wisata Sejarah Jambi, Fasilitas Digital Museum Sriwijaya Dharmakirti dan Potensi Ekonomi Lokal

Paling Banyak Dibaca

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

31 Jul 2026

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan Inflasi

Ekonomi Digital & Pendapatan

Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan Inflasi

31 Jul 2026

Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Faktor Penentu Kebijakan Global

Ekonomi & Keuangan

Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS dan Faktor Penentu Kebijakan Global

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip LitilolyManajemen & Kepemimpinan 路 1 Agu 2026
  2. 2Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  3. 3Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKDProfesi & Regulasi 路 31 Jul 2026
  4. 4Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi DigitalEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Strategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan InflasiEkonomi Digital & Pendapatan 路 31 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap