Layanan perjalanan Commuter Line Basoetta resmi mengalami pengurangan frekuensi operasi mulai Kamis, 10 September 2026. Jumlah operasional harian kereta bandara tersebut kini disesuaikan dari sebelumnya 70 perjalanan menjadi 52 perjalanan per hari.
Penyesuaian ini terjadi lantaran sebagian rangkaian armada Commuter Line Basoetta diperbantukan sementara untuk melayani operasional Commuter Line pada lintas Tanjung Priok. Meski menggunakan rangkaian kereta bandara, KAI Commuter (KCI) menegaskan tidak ada perubahan jadwal maupun tarif tiket pada layanan KRL lintas Tanjung Priok.
Opsi Penumpang dan Pengecekan Jadwal Terkini
Bagi calon penumpang yang telah memegang tiket pada jam keberangkatan terdampak pengurangan ini, KAI Commuter menyediakan dua pilihan kompensasi. Penumpang dapat memilih untuk langsung berangkat menggunakan jadwal sebelum atau sesudah jam keberangkatan awal, atau mengajukan pengembalian dana (refund) tiket secara penuh sebesar 100 persen di loket stasiun Commuter Line Basoetta.
IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Untuk memastikan kepastian jam keberangkatan harian, pengguna diimbau mengecek pembaruan jadwal berkala serta melakukan pemesanan tiket resmi melalui aplikasi C-Access maupun Access by KAI.
Rotasi Armada untuk Mengurai Kepadatan Lintas Bogor
Langkah pergeseran rangkaian ini diambil berdasarkan hasil evaluasi operasional di tengah perawatan sarana KRL yang sedang berjalan, demi menjaga keandalan perjalanan di jaringan Jabodetabek.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dengan digunakannya armada Basoetta di lintas Tanjung Priok, rangkaian KRL eksisting dari lintas Tanjung Priok dialihkan ke lintas Bogor. Hasilnya, lintas Bogor memperoleh tambahan 13 perjalanan harian untuk mengurai kepadatan pengguna yang sempat terjadi setelah adanya penyesuaian 17 perjalanan sebelumnya.
Berkat pergeseran distribusi armada per Kamis (10/9), total frekuensi perjalanan Commuter Line se-Jabodetabek naik menjadi 1.061 perjalanan, meningkat dari catatan 1.048 perjalanan pada periode 7 hingga 9 September.






