tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Perkembangan Teknologi Customer Engagement Berbasis AI di Pasar Digital Indonesia

Ance ManoppoDiterbitkan 7 Agu 2026 - 13.53 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perkembangan Teknologi Customer Engagement Berbasis AI di Pasar Digital Indonesia
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Konferensi teknologi Grow with Braze Jakarta 2026 sukses diselenggarakan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Acara berskala besar ini dibuka secara langsung oleh Bill Magnuson, selaku CEO dan co-founder Braze. Pertemuan tersebut dihadiri oleh lebih dari 300 pemimpin senior yang bergerak di bidang pemasaran, pengelolaan produk, serta manajemen pengalaman pelanggan (customer experience) dari berbagai sektor industri. Kehadiran para praktisi ini menunjukkan tingginya minat sektor usaha tanah air terhadap pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat interaksi dengan konsumen secara lebih modern.

Momentum ini bertepatan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi digital

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance
Indonesia yang diperkirakan akan menyentuh angka 360 miliar dolar AS pada tahun 2030. Peningkatan adopsi layanan digital secara masif serta pemanfaatan kecerdasan buatan yang kian cepat di berbagai sektor bisnis menjadi motor penggerak utama di balik optimisme angka tersebut. Dalam lanskap yang kompetitif ini, perusahaan dituntut untuk terus memperbarui strategi komunikasi agar tetap relevan dengan kebutuhan pengguna yang dinamis.

Bagaimana penerapan teknologi Braze pada perusahaan besar di Indonesia?

Dua entitas bisnis terkemuka di tanah air, yaitu PT Pertamina Patra Niaga dan PT Telkomsel, telah mengambil langkah strategis dengan mengintegrasikan kapabilitas platform Braze ke dalam ekosistem digital mereka masing-masing. PT Pertamina Patra Niaga merupakan unit usaha ritel dan distribusi dari perusahaan energi milik negara, sedangkan PT Telkomsel dikenal sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia. Melalui integrasi ini, kedua perusahaan berupaya untuk menghadirkan pola interaksi pelanggan yang lebih personal, relevan, serta berlangsung secara real-time. Proses ini dilakukan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) serta insight yang didasarkan pada pengolahan data pengguna secara akurat, sehingga setiap pesan yang dikirimkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik masing-masing pelanggan.

Baca Juga

Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Temuan Aset Ratusan Miliar di Sentul

Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Temuan Aset Ratusan Miliar di Sentul

Mengapa pasar Indonesia dinilai krusial bagi ekspansi platform customer engagement global?

Menurut penjelasan dari Franz Sihaloho, Country Director Braze Indonesia, Indonesia merupakan wilayah yang sangat penting bagi perkembangan bisnis Braze di kawasan Asia Pasifik. Potensi pasar yang besar ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi digital nasional yang sangat pesat. Dengan proyeksi nilai ekonomi digital mencapai 360 miliar dolar AS pada akhir dekade ini, kebutuhan akan teknologi yang mampu mengelola hubungan pelanggan secara efisien menjadi sangat mendesak. Perusahaan lokal kini memerlukan alat bantu yang dapat menganalisis data dalam waktu singkat guna mengambil keputusan pemasaran yang cepat dan tepat sasaran di tengah perubahan perilaku konsumen.

Apa dampak penggunaan platform berbasis AI ini bagi pelaku industri kreatif lokal?

Baca Juga

Panduan Penyesuaian Anggaran Harian, Dampak Pemangkasan Pajak Makanan Jepang Menjadi 1 Persen

Panduan Penyesuaian Anggaran Harian, Dampak Pemangkasan Pajak Makanan Jepang Menjadi 1 Persen

Teknologi ini tidak hanya menyasar korporasi skala besar, melainkan juga merek gaya hidup lokal seperti Bodypack yang berasal dari Bandung. Merek ini turut hadir sebagai salah satu pembicara dalam konferensi Grow with Braze Jakarta 2026 untuk membagikan pengalaman mereka dalam mengadopsi teknologi digital. Muhammad Neil El Himam, selaku Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, menjelaskan bahwa platform customer engagement berbasis AI seperti Braze dapat membantu para pelaku industri kreatif di Indonesia untuk mempersonalisasi komunikasi mereka. Dengan demikian, pelaku usaha dapat lebih mudah menghubungkan produk serta kreativitas mereka dengan audiens global yang lebih luas secara efisien.

Bagaimana sikap pemerintah dalam mendukung penerapan kecerdasan buatan di sektor ekonomi kreatif?

Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mendorong penerapan teknologi kecerdasan buatan secara bertanggung jawab di tanah air. Pemerintah menyadari bahwa adopsi teknologi baru memerlukan pengawasan agar tetap aman, etis, dan memberikan dampak positif bagi pengguna. Oleh sebab itu, kementerian terkait akan terus memperkuat kolaborasi erat antara pihak pemerintah, pelaku industri, serta mitra teknologi untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif bagi pertumbuhan ekonomi nasional jangka panjang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi digitalKecerdasan BuatanCustomer EngagementBraze

Berita Terbaru Lainnya

Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Temuan Aset Ratusan Miliar di SentulPanduan Penyesuaian Anggaran Harian, Dampak Pemangkasan Pajak Makanan Jepang Menjadi 1 PersenAlasan 11 Kementerian dan Lembaga Peraih Opini WTP 2025 Tetap Mendapat Catatan BPKDistribusi Beras SPHP ke Kabupaten Alor untuk Stabilisasi Harga PanganPeluang Tender Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap untuk Penggantian Column Assy 11C-1Pertumbuhan Uang Primer Bank Indonesia Capai 17,1 Persen pada Juli 2026Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah dan Rencana Sidang PraperadilanCadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026 Capai US$ 145,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap