Perpustakaan MPR RI menggelar pendekatan baru dalam mengenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat dan jajaran pegawai. Melalui kegiatan literasi kreatif, pemahaman mengenai Empat Pilar dipadukan secara langsung dengan praktik keterampilan pembuatan produk aromaterapi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, yang akrab disapa Titi, menyampaikan bahwa literasi kreatif yang mengombinasikan praktik pembuatan aromaterapi dengan nilai-nilai kebangsaan menjadi sarana yang menarik dan segar. Metode ini dinilai efektif dalam mengenalkan sekaligus memberikan pemahaman yang mendalam mengenai Empat Pilar.
Pernyataan tersebut disampaikan Titi dalam agenda Literasi Kreatif bertajuk 'Pilar Kebangsaan, Aroma Kedamaian: Meracik Harmoni Empat Pilar dalam Sebotol Aromaterapi'. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan secara langsung oleh Perpustakaan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Potensi Peluang Usaha dan Pengembangan Kegiatan Kreatif
Selain berfungsi sebagai sarana literasi dan internalisasi nilai kebangsaan, Titi menjelaskan bahwa kegiatan meracik aromaterapi memiliki nilai tambah yang praktis. Keterampilan pembuatan wewangian tersebut mempunyai potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi peluang usaha mandiri yang produktif.
Melihat dampak positif dari kegiatan ini, Titi menegaskan bahwa program-program kreatif yang mengangkat dan menyosialisasikan nilai Empat Pilar akan terus dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan MPR RI.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Dalam pelaksanaannya, pelatihan meracik aromaterapi ini dibimbing langsung oleh Gita Rinjani, seorang perfumer, educator olfaktori, sekaligus konsultan desain aroma. Para peserta diajak memahami komposisi wewangian sekaligus menyelaraskannya dengan pesan harmoni kebangsaan.
Acara literasi kreatif ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Setjen MPR RI. Di antara pejabat yang hadir adalah Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Budi Muliawan, Pustakawan Ahli Madya Yusniar, serta Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga Susan Andriyani. Kehadiran para peserta dan narasumber memperkuat komitmen Setjen MPR RI dalam menyajikan edukasi kebangsaan yang aplikatif dan bermanfaat luas.






