Aksi pencurian sepeda motor di kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor, berhasil digagalkan setelah korban memergoki dan melawan pelaku. Seorang wanita bahkan sempat terseret di aspal saat berusaha keras mempertahankan sepeda motor milik temannya yang hendak dibawa kabur.
Kapolsek Tanah Sareal Kompol Sonson Sudarsono mengonfirmasi bahwa pelaku yang bernama Efan Destian telah ditangkap massa dan kini berada dalam penanganan pihak kepolisian. Pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan di Polsek Tanah Sareal.
"Betul. Pelaku sudah diamankan, masih dalam pemeriksaan di Polsek. Pelaku atas nama Efan Destian," ujar Kompol Sonson Sudarsono saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sonson menjelaskan, peristiwa bermula ketika pemilik sepeda motor bernama Erna sedang bertamu ke rumah teman wanitanya, Andini, di kawasan Cimanggu Barata, Kota Bogor, tadi malam. Keduanya kemudian berinisiatif mengecek sepeda motor yang terparkir di depan rumah setelah menyadari kunci kendaraan masih tertinggal dan menggantung di kontak motor.
Saat melangkah keluar rumah, Erna dan Andini mendapati sepeda motor tersebut sudah didorong oleh orang tidak dikenal. Keduanya langsung berusaha mempertahankan kendaraan itu sambil berteriak maling guna meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi.
Dalam upayanya menghentikan aksi pencurian, Andini memegangi bagian belakang sepeda motor. Namun, pelaku tetap berupaya kabur sehingga Andini terseret di jalan aspal dan mengalami luka-luka.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Aksi pelaku akhirnya terhenti setelah seorang pengendara sepeda motor yang melintas bersama warga setempat berhasil mengamankannya. Pelaku sempat dibawa dan diamankan sementara di salah satu rumah warga sekitar.
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, tim Pawas bersama unit QR Polsek Tanah Sareal langsung bergerak mendatangi tempat kejadian perkara. Petugas segera mengamankan pelaku dan membawanya ke Mako Polsek Tanah Sareal untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.






