Pertamina Eco RunFest 2026 diarahkan bukan sekadar sebagai ajang lari atau festival musik massal, melainkan sebuah gerakan yang menghubungkan kesehatan masyarakat dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan oleh Project Manager Pertamina Eco RunFest 2026, Didi Andrian Indra Kusuma.
Langkah ini sekaligus menerjemahkan semangat rehumanize yang diusung dalam IdeaFest 2026 ke dalam aksi nyata melalui tujuh pilar keberlanjutan. Seluruh inisiatif dirancang agar dampak positif terhadap lingkungan tetap berlanjut bahkan setelah rangkaian acara selesai diselenggarakan.
Tujuh Pilar Inisiatif Berkelanjutan
Ketujuh program keberlanjutan yang dihadirkan meliputi Eco Jersey, Eco Innovation, Eco Mission, Eco Talent, Eco Production, Eco Waste Management, dan Eco Education. Setiap pilar memiliki fokus pengelolaan spesifik yang terintegrasi dari tahap persiapan hingga pascaacara.
Pada pilar Eco Jersey, Pertamina menggandeng Manta Liberta untuk memproduksi pakaian lari berbahan daur ulang limbah botol plastik dan limbah tekstil. Inisiatif pembuatan kostum lari ini diproyeksikan mampu menyerap sekitar 210.000 botol plastik bekas atau setara dengan 2,5 ton sampah plastik.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sementara itu, pilar Eco Innovation diwujudkan melalui kemitraan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat agenda roadshow ke tingkat SMP dan SMA. Program ini memberi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan gagasan inovasi pengolahan limbah di lingkungan sekolah masing-masing.
Untuk pilar Eco Talent, penyelenggara melibatkan pemengaruh (KOL), kru lapangan, serta artis pengisi acara guna menyuarakan kebiasaan ramah lingkungan kepada audiens yang lebih luas. Di sisi operasional, pilar Eco Production menerapkan prinsip ekonomi sirkular lewat pemanfaatan material sewaan, optimalisasi bahan daur ulang, penggunaan ulang elemen dekorasi tahun sebelumnya, serta penambahan unsur tanaman hijau.
Pengelolaan sampah secara ketat turut dijalankan melalui Eco Waste Management sejak kegiatan praacara hingga hari puncak festival. Fokus utamanya tidak hanya membatasi timbulan sampah plastik, tetapi juga memastikan sampah yang terkumpul dipilah dan disalurkan kembali ke rantai daur ulang.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Dampak Sosial dan Pengakuan Internasional
Melalui pilar Eco Mission, seluruh keuntungan dari penjualan tiket Eco RunFest dialokasikan untuk mendanai program lingkungan yang berdampak langsung pada sekolah, komunitas masyarakat, dan ruang publik. Selain itu, pilar Eco Education menghadirkan instrumen digital berupa sustainability dashboard dan kalkulator karbon (carbon calculator) agar setiap peserta dapat memantau jejak karbon serta dampak lingkungan dari aktivitas mereka.
Dari sisi keolahragaan, Pertamina Eco RunFest telah mengantongi predikat World Athletics Label Road Race dan tercatat secara resmi dalam kalender World Athletics di Jakarta. Status label internasional ini turut memperkuat partisipasi pelari global dalam agenda yang memadukan kompetisi atletik dengan misi pelestarian lingkungan hidup.






