tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Pertumbuhan Pendapatan dan Lalu Lintas Tol BSD serta Makassar pada Semester I 2026

Andi SompaDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertumbuhan Pendapatan dan Lalu Lintas Tol BSD serta Makassar pada Semester I 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kinerja bisnis jalan tol di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif pada paruh pertama tahun ini. PT Nusantara Infrastructure Tbk, melalui entitas asosiasinya yaitu PT Margautama Nusantara atau MUN Group, mencatatkan peningkatan signifikan baik dari sisi operasional maupun profitabilitas. Kenaikan volume kendaraan di berbagai ruas strategis, khususnya jalan tol di wilayah BSD dan Makassar, menjadi pendorong utama bagi perolehan laba dan pendapatan perusahaan selama periode tersebut.

Apa saja faktor pendorong pertumbuhan lalu lintas jalan tol di bawah pengelolaan MUN Group pada Semester I 2026?

Peningkatan kinerja operasional MUN Group didukung oleh naiknya jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol utama. Berdasarkan data hingga bulan Juni 2026, total volume lalu lintas MUN Group mengalami peningkatan sebesar 5,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini secara khusus ditopang oleh pertumbuhan Lalu Lintas Harian Rata-Rata atau LHR di Jalan Tol BSD yang meningkat sebesar 5,6 persen secara year-on-year. Selain itu, mobilitas di wilayah Indonesia Timur juga menunjukkan tren serupa, di mana Jalan Tol Makassar mencatatkan pertumbuhan lalu lintas sebesar 6,2 persen secara year-on-year.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Siapa saja entitas anak perusahaan yang mengelola ruas jalan tol tersebut?

PT Margautama Nusantara memiliki beberapa entitas anak yang bertugas mengelola ruas tol di berbagai daerah. PT Bintaro Serpong Damai atau BSD adalah pengelola Jalan Tol Ruas Serpong-Pondok Aren yang memiliki panjang 7,25 kilometer. Sementara itu, untuk wilayah Makassar, pengelolaan Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1-3 sepanjang 10 kilometer dipegang oleh PT Makassar Metro Network atau MMN. MUN Group juga memiliki entitas anak tidak langsung, yakni PT Makassar Airport Network atau MAN, yang bertanggung jawab mengelola Jalan Tol Ujung Pandang Seksi IV sepanjang 11,57 kilometer serta Jalan Akses Tol Makassar New Port yang membentang sepanjang 3,2 kilometer.

Bagaimana pencapaian pendapatan dan laba bersih MUN Group pada paruh pertama tahun 2026?

Baca Juga

Panduan Operasional Penerbangan Khusus Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta

Panduan Operasional Penerbangan Khusus Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta

Sejalan dengan peningkatan volume lalu lintas, kinerja keuangan MUN Group turut menunjukkan hasil yang memuaskan. Pada Semester I 2026, perusahaan berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp424,1 miliar. Angka ini merepresentasikan peningkatan sebesar 7,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain lonjakan pendapatan, net income atau laba bersih MUN Group juga tumbuh sebesar 12 persen secara year-on-year, yang menjadi indikator penting bagi profitabilitas perusahaan.

Bagaimana kontribusi kinerja entitas asosiasi terhadap keuangan PT Nusantara Infrastructure Tbk?

Pertumbuhan laba bersih dari MUN Group memberikan dampak langsung terhadap kinerja konsolidasi PT Nusantara Infrastructure Tbk. Pada Semester I 2026, bagian laba bersih dari entitas asosiasi atau share in net profit of associates tercatat mencapai Rp55,1 miliar, yang berarti mengalami peningkatan sebesar 12 persen secara year-on-year. Terkait dengan pencapaian ini, Head of Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, memberikan tanggapannya pada 1 Agustus 2026. Ia menyatakan, "Di tengah dinamika biaya mobilitas, kami melihat kinerja bisnis jalan tol tetap menunjukkan perkembangan yang positif. Peningkatan laba dari operasional dan Net Income MUN Group mencerminkan upaya kami dalam menjaga kualitas operasional sekaligus mengoptimalkan kinerja aset di setiap wilayah."

Apa saja langkah PT Nusantara Infrastructure Tbk dalam menjaga struktur permodalan dan pembagian dividen?

Perusahaan terus berupaya menjaga disiplin dalam pengelolaan keuangan. Jika dibandingkan dengan posisi pada tahun 2025, ekuitas PT Nusantara Infrastructure Tbk mengalami peningkatan tipis sebesar 0,2 persen, sementara liabilitas perusahaan berhasil diturunkan sebesar 8,5 persen. Dari sisi keuntungan bagi pemegang saham, perusahaan telah melakukan deklarasi pembagian dividen senilai Rp45,4 miliar pada bulan April 2026. Pembayaran dividen tersebut kemudian telah diselesaikan sepenuhnya pada bulan Juni 2026.

Baca Juga

Tren Penurunan Produksi Minyak Kayu Putih Indonesia dan Dampaknya pada Industri

Tren Penurunan Produksi Minyak Kayu Putih Indonesia dan Dampaknya pada Industri

Selain anak perusahaan langsung, apa saja entitas asosiasi strategis lain yang dimiliki oleh MUN Group?

Untuk memperkuat posisinya di sektor infrastruktur jalan tol nasional, MUN Group turut memiliki tiga entitas asosiasi yang mengelola ruas tol vital. Entitas pertama adalah PT Jakarta Lingkar Baratsatu atau JLB yang bertindak sebagai pengelola Jalan Tol Ruas Kebon Jeruk-Penjaringan. Entitas kedua adalah PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek atau JJC yang mengelola Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Entitas ketiga adalah PT Jasamarga Transjawa Tol yang merupakan pengelola jaringan Jalan Tol Trans Jawa.

Bagaimana dengan kinerja portofolio bisnis non-tol seperti air bersih dan energi terbarukan?

Di luar sektor jalan tol, PT Nusantara Infrastructure Tbk juga memiliki bisnis di bidang pengelolaan air bersih dan energi terbarukan. Pada sektor penyediaan air bersih, volume penjualan air yang dikelola oleh SCTK meningkat sebesar 3,9 persen secara year-on-year. Namun, sektor energi terbarukan menghadapi sejumlah tantangan operasional. Volume penjualan energi terbarukan mengalami koreksi sebesar 16,4 persen secara year-on-year, yang terutama dipengaruhi oleh keterbatasan ketersediaan bahan baku atau feedstock pada fasilitas RPSL.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja KeuanganInfrastrukturjalan tolNusantara InfrastructureMUN Group

Berita Terbaru Lainnya

Investigasi Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat dan Kronologi PenangananCara Memantau Data Krisis Air Bersih di Kabupaten Bogor untuk Penyaluran Logistik DigitalPanduan Operasional Penerbangan Khusus Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-HattaMenganalisis Kinerja Saham Energi Berdasarkan Laporan Keuangan EmitenCara Mengatur Anggaran Transportasi Setelah Penyesuaian Harga BBM Agustus 2026Pembahasan Perpres Ojek Online Rampung, Aturan Status Pengusaha Mikro dan Perlindungan PekerjaPenyesuaian Desain Eksterior Properti Komersial Merespons Rencana Penertiban Pagar di JakartaPentingnya Verifikasi Fakta di Era Digital, Pelajaran dari Kasus Video Eks Kalapas Waingapu

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap