tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

PGE Kejar Target Penambahan Kapasitas PLTP 1 GW pada 2028

Ance ManoppoDiterbitkan 20 Agu 2026 - 22.05 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PGE Kejar Target Penambahan Kapasitas PLTP 1 GW pada 2028
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Bagaimana prospek investasi energi hijau di Indonesia, dan mampukah pemain utamanya menjawab tantangan transisi energi global saat ini? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan pelaku industri dan investor yang menaruh perhatian pada sektor energi baru terbarukan (EBT). Menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE menyatakan komitmen kuatnya untuk mempercepat ekspansi kapasitas terpasang panas bumi di tanah air dalam beberapa tahun ke depan.

Langkah konkret ini tecermin dalam upaya keras di mana PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028. Target penambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebesar 1 gigawatt (GW) tersebut kini menjadi fokus utama jangka pendek hingga menengah perusahaan. Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), Fransetya H. Hutabarat, menegaskan optimisme tersebut dalam acara Energy Corner yang berlangsung pada hari Kamis, 20 Agustus 2026. Menurutnya, rekam jejak pengembangan energi panas bumi di Indonesia yang telah terbukti selama 100 tahun menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk merealisasikan target ambisius tersebut.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Tidak berhenti di tahun 2028 saja, PGE juga membidik sasaran jangka panjang yang lebih besar. Perusahaan berharap dapat mendorong penambahan kapasitas terpasang hingga mencapai 1,8 GW pada tahun 2033 mendatang. Kendati demikian, jalan menuju target tersebut tentu tidak lepas dari berbagai tantangan operasional dan finansial. Fransetya mengungkapkan bahwa salah satu hambatan utama dalam optimalisasi pengembangan panas bumi di Indonesia adalah kebutuhan anggaran investasi yang sangat besar.

Selain faktor pendanaan, ketidakpastian teknis juga membayangi proyek eksplorasi energi hijau ini. Proses eksplorasi dan pengembangan panas bumi memiliki risiko pengeboran (drilling) yang cukup tinggi. Terdapat kemungkinan bahwa kapasitas atau kualitas uap (steam) yang ditemukan saat pengeboran tidak sesuai dengan ekspektasi awal. Risiko geologis inilah yang menuntut perencanaan matang dan alokasi modal yang efisien agar proyek tetap berjalan sesuai target tanpa membebani keuangan perusahaan secara berlebihan.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Melalui pengelolaan risiko yang terukur serta komitmen investasi yang kuat, PGE berupaya menjaga momentum transisi energi nasional. Keberhasilan dalam mengatasi tantangan teknis dan finansial ini akan menjadi penentu utama apakah target penambahan kapasitas 1 GW pada 2028 dan ekspansi berkelanjutan hingga 2033 dapat tercapai sepenuhnya.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Energi TerbarukanPGEO

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap