tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Investasi

Pilah-Pilih Reksa Dana dan Unit Link di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global

Sri NugrohoDiterbitkan 24 Agu 2026 - 01.30 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pilah-Pilih Reksa Dana dan Unit Link di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kondisi pasar finansial global pada tahun 2026 terus dibayangi oleh berlanjutnya ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk memanasnya situasi di kawasan Selat Hormuz. Eskalasi situasi geopolitik ini turut memberikan tekanan langsung terhadap harga minyak dunia dan meningkatkan laju inflasi global. Bagi para investor di Indonesia, dinamika makroekonomi ini mendorong perlunya kehati-hatian dalam menentukan penempatan instrumen investasi, termasuk instrumen reksa dana dan alokasi dana pada produk unit link.

Dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia yang dipandu oleh Shania Alatas, Presiden Direktur Infovesta Utama Edbert Suryajaya menjelaskan bahwa reksa dana masih menjadi salah satu instrumen yang menawarkan imbal hasil cukup menjanjikan. Kendati demikian, efektivitas penempatan dana sangat bergantung pada ketepatan investor dalam menyesuaikan pilihan produk dengan tujuan investasi serta profil risiko masing-masing.

Memahami Pengaruh Dinamika Geopolitik terhadap Pilihan Investasi

Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan Selat Hormuz, lonjakan harga minyak, serta inflasi global pada 2026 menciptakan volatilitas pada berbagai kelas aset. Dalam kondisi seperti ini, instrumen investasi tidak dapat diperlakukan secara seragam. Setiap jenis reksa dana dan subdana unit link memiliki karakteristik risiko serta imbal hasil yang berbeda dalam merespons tekanan pasar.

Oleh karena itu, penyusunan strategi investasi yang tepat memerlukan pertimbangan matang terhadap profil risiko pemodal, apakah tergolong konservatif yang menghindari risiko penurunan nilai, atau investor yang mencari pertumbuhan nilai modal lebih tinggi.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Menyesuaikan Pilihan Reksa Dana Berdasarkan Profil Risiko

Untuk mengoptimalkan portofolio investasi di tengah ketidakpastian global, berikut adalah panduan dalam memilih jenis instrumen reksa dana yang sesuai dengan profil risiko:

  1. Mempertimbangkan Reksa Dana Pendapatan Tetap untuk Investor Konservatif

Bagi investor dengan profil risiko konservatif, reksa dana pendapatan tetap dapat menjadi pilihan penempatan dana. Walaupun pertumbuhan imbal hasil yang ditawarkan instrumen ini tidak sebesar reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap menyediakan alternatif investasi yang lebih sesuai bagi pemodal yang mengutamakan stabilitas di tengah gejolak pasar.

  1. Menimbang Potensi dan Risiko Reksa Dana Saham

Reksa dana saham masih menawarkan daya tarik yang kuat karena memiliki potensi pertumbuhan imbal hasil yang cukup tinggi. Namun demikian, instrumen ini memiliki risiko fluktuasi yang tetap melekat. Karakteristik risiko tersebut membuat reksa dana saham dinilai tidak begitu cocok untuk investor dengan profil konservatif yang tidak siap menerima fluktuasi nilai investasi yang tajam.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG
  1. Menyelaraskan dengan Tujuan Finansial dan Alokasi Unit Link

Bagi pemilik produk asuransi berbasis investasi atau unit link, penentuan portofolio underlying fund perlu diselaraskan dengan prinsip pemilihan reksa dana. Penempatan dana pada instrumen berbasis pendapatan tetap maupun saham harus disesuaikan secara disiplin dengan jangka waktu kebutuhan dana serta toleransi risiko pemegang polis.

Melalui penyesuaian yang tepat antara profil risiko, tujuan finansial, dan karakteristik masing-masing jenis reksa dana, investor di Indonesia dapat tetap memanfaatkan potensi imbal hasil yang menjanjikan meskipun pasar global menghadapi tekanan inflasi, harga minyak, dan isu geopolitik di Timur Tengah.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

geopolitikreksa dana

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap