Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit mobil dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Kembang Kerep, Puri Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu pukul 15.56 WIB. Insiden maut tersebut mengakibatkan satu keluarga yang terdiri dari tiga orang meninggal dunia saat melintas menggunakan sepeda motor.
Peristiwa bermula ketika kondisi arus lalu lintas di kawasan Kembangan terpantau lengang. Situasi jalan yang sepi di jalur turunan membuat laju kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi. Sebuah mobil listrik BYD berwarna putih yang berada di posisi paling belakang menabrak kendaraan di depannya secara beruntun. Mobil tersebut kemudian oleng ke arah kanan dan menabrak tiang listrik.
Dalam rangkaian tabrakan tersebut, sepeda motor yang ditumpangi para korban sedang berada di pinggir jalan sebelum akhirnya tersambar oleh kendaraan yang hilang kendali. Selain minibus BYD dan sepeda motor, kecelakaan beruntun ini juga melibatkan mobil Kijang Innova dan Toyota Fortuner.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Identitas Korban Jiwa dan Luka-Luka
Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa dua korban tewas langsung di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya sempat mendapatkan pertolongan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia. Ketiga korban yang meninggal dunia mengalami luka parah di bagian kepala, yakni:
- Andi Prasetyo (40), pengendara sepeda motor
- Yeni Sumarti (39), penumpang sepeda motor
- Zeline Zakeisha (7), penumpang sepeda motor anak-anak
Selain tiga korban jiwa, kecelakaan beruntun ini mengakibatkan empat orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pengemudi minibus BYD, Karsono (51), mengalami luka di bagian dada sebelah kanan dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Cengkareng.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Tiga penumpang mobil BYD lainnya dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan. Mereka adalah Yessy Lestiany (39) yang mengalami cedera di bagian leher, serta Drg. Seruniwati Suganda (75) dan Drg. Handoko Argawa (73) yang keduanya mengalami luka di area kepala.
Petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menghimpun keterangan para saksi di lokasi, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat untuk mendalami penyebab pasti dari tabrakan beruntun tersebut.






