tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

PKS Dorong Korban Gempa NTT dan Nakes Diberi Layanan Kesehatan Mental

Andi SompaDiterbitkan 28 Agu 2026 - 13.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PKS Dorong Korban Gempa NTT dan Nakes Diberi Layanan Kesehatan Mental
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah 6 orang, sehingga total korban jiwa mencapai 111 orang. Pembaruan data penanganan bencana tersebut disampaikan oleh Plt Kapusdatin BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan dalam konferensi pers daring.

Menanggapi situasi pascagempa di wilayah Flores dan sekitarnya, Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas PKS, Netty Prasetiyani, memberi masukan langsung kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Netty mendorong pemerintah memperkuat dukungan psikososial dan layanan kesehatan jiwa bagi warga yang terdampak.

Menurut Netty, pendampingan kesehatan mental tidak hanya ditujukan bagi para penyintas di pengungsian, tetapi juga mencakup tenaga kesehatan (nakes), tenaga cadangan kesehatan (TCK), serta para relawan yang bekerja di garis depan. Langkah ini dipandang penting guna mencegah trauma berkepanjangan akibat tekanan penanganan krisis.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kondisi kesehatan di tempat penampungan sementara saat ini menghadapi tantangan kompleks. Netty mengungkapkan sejumlah persoalan medis mulai bermunculan di kalangan pengungsi, di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dehidrasi, hingga gangguan pemenuhan gizi.

Pemulihan Fasilitas Kesehatan Terdampak

Selain intervensi psikososial, rehabilitasi sarana medis menjadi fokus krusial. Menkes Budi Gunadi Sadikin memaparkan bahwa sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit di wilayah NTT, mengalami kerusakan akibat gempa.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Kementerian Kesehatan menargetkan waktu perbaikan fasilitas medis sesuai tingkat kerusakannya: - Rusak ringan: ditargetkan selesai dalam 1 hingga 2 bulan. - Rusak sedang: ditargetkan tuntas dalam rentang 3 hingga 6 bulan. - Rusak berat: membutuhkan waktu rehabilitasi sekitar 6 hingga 12 bulan.

Netty menegaskan bahwa pemulihan puskesmas dan rumah sakit harus segera direalisasikan begitu fase tanggap darurat selesai. Kecepatan renovasi faskes ini dinilai mutlak agar masyarakat tidak terus-menerus bergantung pada tenda layanan darurat dan fasilitas kesehatan dapat kembali beroperasi secara mandiri.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kesehatan Mental

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap