PALMERAH — Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menggandeng Universitas Bina Nusantara (BINUS) menggelar pelatihan pelatih Program Paham AI di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Langkah ini disiapkan untuk memperkuat pemahaman serta perlindungan bagi kalangan pelajar dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Sebanyak 163 personel kepolisian disiapkan secara khusus dalam program tersebut. Nantinya, seluruh personel yang telah mengikuti pelatihan akan diterjunkan langsung ke berbagai sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA sederajat guna memberikan pendampingan serta literasi digital secara intensif kepada siswa.
Antisipasi Kejahatan Siber dan Manipulasi Data
Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Agus Nugroho menjelaskan bahwa pemanfaatan AI pada dasarnya memiliki potensi besar untuk menunjang aktivitas belajar, penelusuran informasi, serta pengembangan kreativitas pelajar. Kendati demikian, pemahaman mengenai batasan penggunaan dan potensi bahaya tetap menjadi kebutuhan utama.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Edukasi yang disiapkan berfokus pada mitigasi aneka ancaman digital yang kian marak. Di antaranya mencakup pencegahan penipuan siber, penyebaran hoaks, manipulasi gambar dan video, hingga pelanggaran privasi data pribadi siswa.
"Setelah mengikuti pelatihan, personel akan turun ke sekolah-sekolah untuk berbagi pengetahuan dan mendampingi pelajar agar semakin cakap, kritis, dan aman di ruang digital," ujar Agus.
Kolaborasi Akademis dan Penggunaan Senopati Academy
Dalam pelaksanaan pelatihan, para personel dibekali modul yang mencakup etika digital, teknik pencegahan tindak pidana siber, serta pengoperasian platform pembelajaran interaktif Senopati Academy. Platform ini difungsikan sebagai sarana interaktif guna mempermudah penyampaian materi saat personel bertatap muka langsung dengan para murid di sekolah.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

BINUS bertindak sebagai mitra akademis yang menyusun dan mengurasi materi pembelajaran agar selaras dengan laju perkembangan teknologi terkini.
President of BINUS Higher Education & Professional Services Stephen Wahyudi Santoso menilai kemitraan strategis dengan kepolisian ini penting demi membekali generasi muda dengan keterampilan teknis sekaligus etika di dunia maya. Keterlibatan institusi pendidikan bersama aparat penegak hukum diharapkan dapat membentuk ekosistem digital yang lebih aman dan produktif bagi pelajar.






