Kantor Staf Kepresidenan mengambil langkah taktis dengan memanggil berbagai pemangku kepentingan utama guna memperjelas tata kelola ekspor mineral yang mengandung logam tanah jarang. Langkah ini mencuat sebagai respons langsung atas maraknya pembahasan mengenai kasus tambang timah yang terindikasi mengandung unsur rare earth tersebut. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor ini sangat krusial untuk menyelamatkan potensi ekonomi negara yang bernilai tinggi sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku industri di tanah air.
Mengapa logam tanah jarang mendadak menjadi pembahasan yang sangat hangat di Indonesia?








