Tim gabungan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan rencana aksi tawuran di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam operasi penertiban tersebut, sebanyak enam orang pemuda berhasil diamankan petugas sebelum bentrokan antarkelompok pecah.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. Penindakan aparat kepolisian bermula dari laporan masyarakat setempat yang merasa resah melihat adanya gerombolan pemuda yang dicurigai tengah bersiap untuk menggelar aksi tawuran.
Menindaklanjuti laporan warga, personel patroli Batalyon B Pelopor Satbrimob dan Tim Perintis Presisi langsung bergerak mendatangi titik kumpul para pemuda. Melihat kedatangan armada kepolisian, kelompok pemuda tersebut sempat berusaha melarikan diri dari kepungan petugas. Namun, kesigapan personel di lapangan berhasil membatasi ruang gerak dan menangkap enam orang di sekitar tempat kejadian.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Petugas kepolisian kemudian melakukan penyisiran menyeluruh di area sekitar penangkapan. Dari tangan para pelaku serta hasil penyisiran, aparat menyita sejumlah barang bukti berbahaya yang meliputi empat bilah senjata tajam, satu stik golf, satu botol berisi cairan yang diduga air keras, serta dua unit sepeda motor yang digunakan kelompok tersebut.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menerangkan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk tindakan preventif kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Seluruh pemuda yang tertangkap beserta barang bukti sitaan telah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur guna menjalani pemeriksaan intensif serta proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak remaja mereka, terutama mengenai keberadaan mereka pada waktu malam hingga dini hari. Ia turut mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar melalui saluran layanan Polri 110.






