Sebuah kebakaran melanda posko organisasi masyarakat GRIB Jaya di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (31/8) dini hari. Pihak kepolisian menduga insiden kebakaran tersebut dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menjelaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada masalah kelistrikan karena tidak adanya aktivitas orang yang masuk ke dalam posko sebelum api berkobar.
"Sementara informasi dari itu korslet listrik. Karena tidak ada siapa-siapa yang masuk ke dalam," ujar Nasriadi.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Nasriadi juga menepis isu terkait kesengajaan dalam kejadian tersebut. Ia menegaskan tidak ada aksi pelemparan bom molotov maupun tindakan lain yang sengaja dilakukan untuk membakar bangunan posko. Kendati dugaan awal mengarah pada korsleting, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polrestro Jakarta Barat tetap diterjunkan ke lokasi untuk mengidentifikasi dan memastikan penyebab utama insiden.
Dari sisi penanganan kebakaran, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menerima laporan peristiwa ini pada pukul 02.49 WIB. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi menyampaikan bahwa penanganan awal langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dengan 35 personel ke lokasi.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Selama upaya pemadaman berlangsung, Gulkarmat kembali mengerahkan tambahan satu unit armada beserta lima personel untuk mempercepat pemadaman. Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api hingga akhirnya situasi berhasil ditangani sepenuhnya pada pukul 03.28 WIB setelah proses pemadaman sekitar 30 menit.






