Aparat kepolisian mengusut kasus dugaan penipuan dengan modus membuka lowongan pekerjaan (loker) palsu di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penyelidikan dilakukan setelah beredarnya rekaman video viral di media sosial mengenai pencari kerja yang diminta menyetorkan sejumlah uang untuk persyaratan mulai bekerja.
Dalam narasi video yang beredar, seorang pelamar kerja dinarasikan telah dinyatakan diterima bekerja oleh pihak penyedia lowongan. Namun, pelamar tersebut dikenakan syarat harus membuka rekening prakerja dengan setoran saldo awal senilai Rp 2 juta. Pihak pemberi kerja bahkan diduga meminta pelamar mengupayakan pengisian saldo prakerja tersebut dengan meminta bantuan kepada keluarga maupun rekan sejawat agar proses kerja dapat segera berjalan.
Polisi Periksa Lokasi dan Kumpulkan Keterangan
Menindaklanjuti peredaran video tersebut, Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi yang menjadi tempat dugaan penipuan loker palsu tersebut diketahui berada di sebuah bangunan ruko di Jalan Gading Indah Raya, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading Iptu Rizki Ardiza Prawira mengonfirmasi bahwa pemeriksaan TKP dilakukan setelah dugaan aksi penipuan tersebut menyebar secara luas di media sosial. Petugas kepolisian telah mendatangi langsung ruko yang dijadikan kantor sekaligus lokasi sesi wawancara antara pihak pemberi kerja dan para korban pencari kerja.
Pihak kepolisian juga kembali mendatangi kantor tersebut untuk mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari pihak pemberi kerja maupun para pelamar yang menjadi korban. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh kepolisian, terdapat beberapa orang yang diduga telah menjadi korban dalam praktik dugaan penipuan lowongan kerja ini.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Untuk mendalami kasus ini secara menyeluruh, pihak kepolisian mengarahkan para korban yang terdampak agar segera membuat laporan kepolisian resmi ke Polsek Kelapa Gading guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.






