Polres Metro Bekasi Kota mengumpulkan 127 kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta se-Kota Bekasi untuk memperkuat implementasi program Jaga Pelajar. Pertemuan yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Kota Bekasi pada Selasa (15/9/2026) tersebut berfokus pada langkah bersama mencegah kenakalan remaja dan aksi tawuran antarsiswa.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana memimpin langsung forum koordinasi ini. Dalam arahannya, ia menyoroti bahaya penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi di kalangan generasi muda yang berpotensi memicu emosi serta mendorong pengambilan keputusan keliru tanpa pemahaman utuh.
Kombes Putu Kholis menegaskan pentingnya menjaga lingkungan pendidikan agar anak-anak tidak menjadi korban manipulasi pihak luar. Pelajar tidak boleh dimobilisasi, dieksploitasi, maupun dijadikan martir dalam aksi massa, mengingat keselamatan dan hak belajar mereka merupakan prioritas utama.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Peran Polisi sebagai Bapak Asuh di Sekolah
Pelaksanaan program Jaga Pelajar mengedepankan pendekatan preventif melalui komunikasi berkesinambungan antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum. Melalui skema ini, personel dari jajaran Polres Metro Bekasi Kota hingga Polsek setempat akan diterjunkan langsung sebagai "Bapak Asuh" di setiap kelas SMK.
Petugas yang ditugaskan sebagai Bapak Asuh akan berinteraksi secara berkala dengan para siswa di ruang kelas. Langkah pendampingan ini dilakukan melalui koordinasi rutin bersama wali kelas dan guru bimbingan konseling (BK) guna memantau dinamika para pelajar sedini mungkin.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Rina Parlina menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa ekosistem pendidikan tidak semata-mata mengejar capaian akademik, melainkan wajib membangun karakter dan memberikan perlindungan nyata agar anak-anak terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum.
Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMK Kota Bekasi Wawan Kuswandi turut menyambut positif penempatan Bapak Asuh tersebut. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah dinilai memberi kemudahan bagi pihak sekolah untuk segera berkoordinasi dan bertindak cepat saat mendapati siswa yang memerlukan penanganan khusus.






