Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberangkatkan 322 personel Satuan Tugas (Satgas) Edukasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gelombang kedua menuju wilayah Sumatera dan Kalimantan. Para personel yang diterjunkan merupakan peserta didik tingkat manajerial yang mengemban tugas utama memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mengevaluasi efektivitas strategi penanganan karhutla di lapangan.
Upacara pemberangkatan berlangsung dalam apel pembekalan di Kompleks STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (7/9/2026). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen R.Z. Panca Putra Simanjuntak.
Penempatan di Enam Provinsi Rawan
Sebanyak 322 personel gelombang kedua ini terdiri dari peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), serta Sekolah Pimpinan Pertama Komando (SPPK) Polri di bawah koordinasi Kasespim Lemdiklat Polri. Seluruh personel didistribusikan ke enam provinsi target, yaitu:
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

- Kalimantan Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Riau
- Sumatera Selatan
Penugasan lapangan ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari. Selain menjalankan misi pencegahan kebakaran lahan, agenda ini menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan kepolisian melalui program Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Implementasi Arahan Presiden dan Operasi Amanusa II
Kalemdiklat Polri Komjen R.Z. Panca Putra Simanjuntak menjelaskan bahwa pengerahan satuan tugas ini merupakan tindak lanjut konkret dari arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan bencana karhutla secara terstruktur. Dalam tata kelola internal Polri, penanganan karhutla berada di bawah kerangka Operasi Amanusa II yang secara spesifik menangani bencana alam.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pengiriman personel ini melanjutkan tahap awal yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pada Rabu (26/8), Polri telah mengirimkan gelombang pertama Satgas Edukasi sebanyak 403 personel ke delapan Polda. Rombongan pertama tersebut melibatkan 8 personel pendamping serta 395 peserta didik dari jenjang S2 STIK, Setukpa, dan Sespimma.






