Bertahan Hidup di Sabkhat al-Muh
Puluhan pekerja di Suriah menggantungkan kelangsungan hidup mereka pada aktivitas pemanenan garam dari sumur-sumur air asin di kawasan gurun Sabkhat al-Muh, wilayah Palmyra. Di bawah terik matahari, para buruh bekerja mengumpulkan garam demi memperoleh upah harian yang tergolong kecil.
Sabkhat al-Muh merupakan danau air asin musiman yang berada di kawasan Gurun Suriah. Keberadaan danau ini menarik minat para pekerja untuk mengumpulkan garam langsung dari dataran garam, sebelum hasil panen tersebut diangkut menuju kawasan industri di Palmyra.
Kehidupan Musiman di Tenda Gurun
Pekerjaan di dataran garam ini berlangsung secara musiman. Setiap tahun, mulai dari musim semi hingga datangnya musim hujan sekitar bulan November, para pekerja memboyong keluarga mereka untuk pindah ke kawasan gersang tersebut. Mereka mendirikan tenda-tenda dan menghabiskan waktu selama berbulan-bulan di tengah gurun guna memproduksi garam.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bagi sebagian pekerja, sektor ini menjadi satu-satunya tumpuan nafkah di tengah ketiadaan alternatif pekerjaan lain. Hassan Abboush, seorang pekerja pemanen garam yang pindah ke gurun bersama keluarganya pada bulan Maret, mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki sumber penghasilan lain untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
Upah dan Skala Produksi
Penghasilan yang diterima para pekerja di Sabkhat al-Muh sepenuhnya dihitung berdasarkan hasil panen harian. Para pekerja memperoleh upah harian antara 12,50 hingga 25 dolar AS, atau sekitar Rp221.000 hingga Rp443.000 per hari, tergantung pada jumlah garam yang berhasil mereka kumpulkan.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Dari sisi kapasitas wilayah, area penambangan di Palmyra memiliki kontribusi produksi yang cukup besar. Menurut penjelasan Direktur Wilayah Palmyra, Saher al-Saghir, lahan seluas kurang lebih 400 hektare saat ini dikhususkan untuk area produksi garam, dengan hasil produksi mencapai sekitar 300.000 ton garam setiap tahunnya.






