tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Potret Krisis Hantam Tetangga RI, Warga Gali Tanah untuk Dapatkan Air

Sri NugrohoDiterbitkan 4 Sep 2026 - 00.32 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Potret Krisis Hantam Tetangga RI, Warga Gali Tanah untuk Dapatkan Air
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Warga di sejumlah wilayah Sri Lanka terpaksa menggali lubang kecil di dasar sumur yang mengering demi menampung tetesan air rembesan untuk keperluan mandi. Kelangkaan air bersih yang parah kini melumpuhkan aktivitas harian masyarakat serta mematikan sumber pendapatan petani dan pelaku usaha setempat.

Kondisi tersebut dialami oleh A.M. Pathmasena (48), seorang petani di Desa Galwela Yaya, Distrik Ampara. Untuk pertama kalinya dalam kurun lebih dari tiga dekade, sumur milik keluarganya hampir berhenti mengalirkan air, memaksa mereka mengeruk tanah di dasar sumur untuk bertahan.

Kekeringan ini memukul telak perekonomian warga. Sebelum krisis melanda, Pathmasena mengandalkan panen kacang tunggak dengan penghasilan sekitar 20.000 rupee Sri Lanka atau setara US$60 (sekitar Rp1,06 juta) per bulan. Gagal panen akibat ketiadaan air membuatnya harus beralih profesi menjadi buruh harian demi menyambung hidup. Dampak serupa menimpa putranya, yang terpaksa menghentikan usaha peternakan ayam beberapa pekan lalu akibat cuaca panas ekstrem dan ketiadaan pasokan air.

Baca Juga

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Talenta Vokasi Dituntut Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Krisis kekeringan parah ini dipicu oleh pola cuaca El Nino, fenomena kenaikan suhu permukaan laut di bagian tengah dan timur Pasifik khatulistiwa. Gangguan iklim tersebut menyebabkan wilayah utara, timur, hingga selatan Sri Lanka mengalami defisit air berkepanjangan.

Sejumlah distrik pertanian di negara tersebut mencatat penurunan curah hujan antara 85% hingga 100% dibandingkan rata-rata jangka panjang. Dampaknya, volume air di ratusan waduk kecil menyusut drastis hingga tersisa sekitar 10% dari kapasitas normal.

Baca Juga

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

Pemerintah Sri Lanka telah mengerahkan armada truk tangki guna menyalurkan air bersih kepada puluhan ribu warga terdampak. Meski demikian, kendala aksesibilitas membuat waktu tunggu pasokan berbeda secara signifikan. Pemukiman yang mudah dijangkau menerima suplai air setiap tiga hingga lima hari sekali, sedangkan warga di daerah pelosok atau terpencil harus menunggu kiriman air hingga 23 hari.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kekeringanEl Ninokrisis airSri Lanka

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap