Sebuah insiden ledakan mobil mengguncang kota Saint Petersburg, Rusia, pada Kamis (27/8/2026) waktu setempat. Peristiwa tersebut menewaskan seorang anggota militer Rusia berpangkat letnan kolonel seketika di lokasi kejadian, sementara sang istri yang berada di dalam kendaraan yang sama dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka-luka.
Otoritas hukum setempat melalui Komite Investigasi Rusia mengonfirmasi telah membuka penyelidikan kasus pidana terkait insiden kebakaran dan ledakan mobil yang menelan satu korban jiwa dan melukai satu orang lainnya. Dalam pernyataan awalnya, pihak komite investigasi belum merinci secara resmi identitas korban meninggal sebagai personel militer.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Rentetan insiden penargetan perwira militer sebelumnya kerap dikaitkan Moskow dengan pihak Ukraina, terutama menyasar pejabat militer senior maupun figur yang terhubung dengan operasi militer Rusia. Terkait klaim semacam ini, sumber-sumber dari Ukraina tercatat pernah menyatakan bertanggung jawab atas beberapa serangan, tetapi membantah keterlibatan pada sejumlah insiden lainnya.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Peristiwa di Saint Petersburg ini terjadi berselang dua pekan setelah insiden serupa pada 13 Agustus lalu di Krimea, wilayah yang dianeksasi Rusia. Pada kejadian tersebut, seorang perwira militer Rusia tewas akibat ledakan bom, di mana aparat keamanan setempat kemudian menangkap seorang wanita atas dugaan melakukan pembunuhan di bawah instruksi dinas rahasia Ukraina.






