tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India, Disambut Pelukan Hangat PM Modi

Lidya RumbayanDiterbitkan 12 Sep 2026 - 17.01 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India, Disambut Pelukan Hangat PM Modi
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Langkah diplomasi ekonomi Indonesia di panggung multilateral kian dipertegas lewat partisipasi langsung dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS di New Delhi, India. Kehadiran delegasi Indonesia membawa sejumlah misi strategis, mulai dari reformasi perdagangan global hingga inisiatif tata kelola royalti digital.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bharat Mandapam, New Delhi, pada Sabtu (12/9/2026) siang waktu setempat. Mengenakan setelan jas abu-abu tua, dasi biru, dan peci hitam, kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri India Narendra Modi dengan pelukan hangat sebelum memasuki ruang pertemuan utama.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Forum tingkat tinggi ini turut dihadiri para pemimpin negara anggota dan mitra BRICS, di antaranya Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kehadiran Prabowo di New Delhi menandai partisipasi kedua Indonesia sebagai anggota penuh BRICS, setelah resmi bergabung pada 1 Januari 2025 dan menghadiri KTT ke-17 di Rio de Janeiro pada Juli 2025.

Lima Agenda Prioritas Indonesia

Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Indonesia mengusung lima agenda kepentingan nasional yang diselaraskan dengan fokus keketuaan India di BRICS 2026:

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi
  1. Reformasi Perdagangan Global: Mendorong penguatan tata kelola internasional dan sistem perdagangan dunia yang terbuka, inklusif, serta non-diskriminatif dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebagai fondasi utama.
  2. Ketahanan Iklim dan Ekologi: Memperkuat kerja sama penanganan perubahan iklim dan keadilan ekologis global, dengan menempatkan perlindungan ekosistem sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.
  3. Integrasi Finansial Melalui NDB: Mendukung penguatan New Development Bank (NDB), di mana Indonesia saat ini sedang menuntaskan proses internal untuk resmi bergabung menjadi anggota bank pembangunan tersebut.
  4. Tata Kelola Royalti Digital: Mengajukan inisiatif kekayaan intelektual global terkait sistem royalti digital, melanjutkan pengenalan Protokol Jakarta dalam forum BRICS Intellectual Property Offices.
  5. Kerja Sama Sektor Strategis: Memperluas kolaborasi pada sektor ketahanan pangan, pertanian, kesehatan, pendidikan, pembangunan perkotaan, energi, serta arus perdagangan dan investasi bilateral maupun multilateral.

Keikutsertaan aktif dalam KTT BRICS ke-18 ini menjadi instrumen penting bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar, memperkuat jaring pengaman pembiayaan pembangunan, serta mengamankan hak ekonomi para pelaku industri kreatif digital di level internasional.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo Subianto

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap