Presiden Prabowo Subianto memuji sikap dan etika politik Partai Demokrat dalam menjalankan demokrasi di Indonesia. Pujian tersebut secara khusus disematkan Prabowo atas kemampuan Partai Demokrat dalam menjaga sikap dan ketertiban ketika tidak sedang berada dalam posisi berkuasa.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo saat memberikan pidato pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Rabu (9/9/2026) malam. Acara hari jadi partai tersebut turut dihadiri langsung oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menjaga Sikap Saat Tak Berada di Pemerintahan
Di hadapan para kader dan jajaran pengurus partai, Prabowo menyoroti kedewasaan Partai Demokrat saat berada di luar lingkaran kekuasaan. Menurutnya, partai tersebut tidak melontarkan caci maki maupun melakukan aksi perusakan.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

"Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar," ujar Prabowo dalam pidatonya di Indonesia Arena.
Teladan SBY dan Penerimaan atas Hasil Pemilu
Selain mengapresiasi Partai Demokrat, Prabowo turut menyinggung perjalanan politik pribadinya dalam kontestasi pemilu. Ia menceritakan pengalamannya yang pernah mengalami empat kali kegagalan sebelum akhirnya berhasil memperoleh mandat kepemimpinan dari rakyat.
"Saya waktu empat kali tidak menang saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi," kata Prabowo.
Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Prabowo menjelaskan bahwa langkah politik yang ditempuhnya terinspirasi dari jejak Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Prabowo, setelah pensiun dari dinas militer, SBY memberikan contoh demokratis dengan mendirikan partai politik dan terjun ke dalam kontestasi pemilihan umum hingga memperoleh mandat sebagai presiden.
Prabowo menegaskan bahwa ia memilih menempuh jalur konstitusional yang serupa untuk meminta mandat langsung dari rakyat. "Demikian juga saya... Saya juga bikin partai, maju ke rakyat minta mandat," pungkasnya.






