tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Pramono Imbau Warga Terbuka soal Sensus Ekonomi, Jawab Apa Adanya

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Agu 2026 - 18.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pramono Imbau Warga Terbuka soal Sensus Ekonomi, Jawab Apa Adanya
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau seluruh warga Jakarta untuk bersikap terbuka dan membantu petugas Badan Pusat Statistik (BPS) selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung. Partisipasi aktif masyarakat dinilai krusial agar data yang terkumpul benar-benar menggambarkan situasi lapangan secara akurat.

Imbauan tersebut disampaikan Pramono setelah dirinya didata langsung oleh tim sensus BPS di Balai Kota Jakarta pada Senin (31/8/2026). Ia menyatakan telah memberikan seluruh keterangan yang diminta sesuai dengan kondisi riil tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Pramono menegaskan bahwa keikutsertaan dalam sensus ekonomi merupakan bagian dari tugas konstitusional yang diatur oleh undang-undang. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memberikan keterangan yang sejujurnya kepada petugas lapangan.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Data Sensus Tidak Terkait Urusan Perpajakan

Untuk meredam kekhawatiran warga maupun pelaku usaha, Pramono memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan oleh BPS tidak memiliki keterkaitan dengan urusan perpajakan atau penarikan retribusi lainnya. Pendataan ini murni ditujukan untuk memperoleh potret menyeluruh mengenai aktivitas dan struktur ekonomi di wilayah DKI Jakarta.

Dengan adanya data yang faktual, pemerintah dapat memetakan potensi dan tantangan ekonomi daerah secara tepat sasaran tanpa menyalahgunakan data pribadi untuk keperluan di luar statistik resmi.

BPS Sisir Perusahaan yang Belum Terdata hingga 15 September

Pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di lapangan dijadwalkan berlangsung hingga 15 September 2026. BPS terus mengoptimalkan sisa waktu tersebut untuk menjangkau entitas usaha yang belum tercatat.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Perwakilan BPS, Zulkipli, mengungkapkan bahwa capaian pendataan di wilayah DKI Jakarta sebenarnya sudah menyentuh angka 111 persen dari daftar awal (prelist). Meski demikian, masih terdapat sejumlah perusahaan atau tempat usaha yang belum berhasil ditemukan oleh petugas di lokasi.

Petugas BPS memanfaatkan sisa periode pendataan hingga 15 September mendatang untuk menyisir kembali perusahaan yang belum sempat terdata maupun mencari unit usaha yang belum teridentifikasi pada pemetaan awal.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungPemprov DKI Jakarta

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap