tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Kreator

Pramono Pilih Cara Humanis Tata Pedagang Kramat Jati, Ajak Dialog Langsung

Andi SompaDiterbitkan 2 Sep 2026 - 09.03 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pramono Pilih Cara Humanis Tata Pedagang Kramat Jati, Ajak Dialog Langsung
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih pendekatan humanis melalui dialog langsung untuk menata para pedagang di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Langkah ini diambil guna menyeimbangkan ketertiban lalu lintas dengan kelangsungan pendapatan para pelaku usaha kecil yang telah lama beraktivitas di kawasan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proses penataan pedagang pada Selasa (1/9/2026). Aktivitas perdagangan di tepi jalan kawasan Kramat Jati diketahui telah berlangsung sejak awal 1970-an atau hampir 56 tahun. Menurut Pramono, langkah penataan ini diarahkan untuk mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik tanpa mematikan mata pencaharian pedagang.

Skema Relokasi Pedagang ke Lokasi Baru

Pemprov DKI mencatat terdapat sekitar 614 hingga 640 pedagang yang masuk dalam skema penataan. Para pedagang tersebut dialokasikan ke sejumlah titik penampungan resmi agar aktivitas jual-beli tetap berjalan tertib.

Baca Juga

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sebanyak 331 pedagang dipindahkan ke Pasar Kramat Jati Sektor 7, sementara 193 pedagang ikan ditempatkan di Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati. Selain itu, 45 pedagang kue diarahkan ke Lokbin Cililitan, dan 45 pedagang lainnya disalurkan ke pasar-pasar lain yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya.

Pembebasan Retribusi dan Dukungan Promosi

Untuk meringankan beban ekonomi para pedagang selama masa adaptasi di tempat baru, Pemprov DKI memberikan insentif berupa pembebasan biaya retribusi selama enam bulan bagi pedagang yang menempati Lokbin Kramat Jati. Tarif retribusi normal yang ditanggung pedagang biasanya sebesar Rp180.000 per bulan atau sekitar Rp6.000 per hari.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Selain keringanan biaya, Pramono juga melibatkan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta untuk membantu mempromosikan lokasi baru kepada masyarakat luas. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelanggan tetap datang berbelanja ke lapak para pedagang.

Pembenahan infrastruktur fisik juga disiapkan di lokasi baru. Pemprov DKI menangani perbaikan saluran air, pembenahan sirkulasi udara, serta penambahan instalasi kipas angin demi kenyamanan pedagang dan pengunjung.

Sumber: Detik

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungPemprov DKI

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap