tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalKeuangan DigitalDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Presiden Prabowo Subianto Siapkan Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry Warjiyo

Wahyu SuryaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 13.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Presiden Prabowo Subianto Siapkan Calon Gubernur Bank Indonesia Pengganti Perry Warjiyo
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Per tanggal 9 Agustus 2026, Dewan Perwakilan Rakyat belum menerima Surat Presiden terkait nama calon definitif yang akan memimpin bank sentral Indonesia. Langkah pengisian jabatan strategis ini menjadi perhatian luas di kalangan pelaku ekonomi dan industri digital nasional. Kekosongan kursi kepemimpinan ini terjadi menyusul selesainya masa jabatan Perry Warjiyo yang meninggalkan posisi sebagai Gubernur Bank Indonesia. Untuk menjaga stabilitas moneter dan kelancaran operasional lembaga, Destry Damayanti saat ini memegang tanggung jawab sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalKeuangan DigitalDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
sendiri telah menyusun langkah strategis dengan menyiapkan sejumlah nama potensial untuk mengisi posisi puncak di bank sentral tersebut. Beberapa kandidat terpilih dilaporkan telah memenuhi panggilan Presiden untuk berdiskusi langsung mengenai proyeksi ekonomi nasional. Proses pemanggilan dan wawancara mendalam ini tidak dilakukan secara mendadak, melainkan telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama untuk memastikan keselarasan visi.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan transisi kepemimpinan di bank sentral ini, berikut adalah rangkuman informasi penting dalam bentuk tanya jawab.

Siapa yang memimpin Bank Indonesia setelah Perry Warjiyo lengser?

Setelah Perry Warjiyo meninggalkan kursi kepemimpinan Bank Indonesia, posisi Gubernur definitif saat ini masih berstatus kosong. Guna mencegah terjadinya kekosongan kekuasaan yang dapat mengganggu kebijakan moneter, Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia. Sebagai pejabat sementara, ia menjalankan tugas-tugas krusial dalam menjaga stabilitas keuangan dan sistem pembayaran nasional sampai ditetapkannya pejabat gubernur yang baru melalui jalur hukum yang berlaku.

Baca Juga

Dampak Investasi Rp44,5 Triliun Danantara dalam Memperkuat Pasar Daging Indonesia

Dampak Investasi Rp44,5 Triliun Danantara dalam Memperkuat Pasar Daging Indonesia

Bagaimana proses penjaringan calon yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto?

Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan beberapa nama yang dinilai memiliki kompetensi untuk memimpin Bank Indonesia. Proses seleksi ini melibatkan pemanggilan para kandidat ke hadapan Presiden untuk menjalani sesi wawancara dan diskusi mendalam. Fokus utama dari diskusi tersebut adalah membahas arah kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, serta koordinasi antara bank sentral dan pemerintah di masa mendatang. Kegiatan pemanggilan ini merupakan bagian dari proses panjang yang sudah berjalan cukup lama demi menyaring figur terbaik.

Bagaimana tahapan resmi pemilihan Gubernur Bank Indonesia berdasarkan regulasi?

Proses penunjukan pemimpin tertinggi bank sentral harus melewati serangkaian tahapan legislatif dan hukum yang ketat di Indonesia. Pertama, Presiden memilih dan mengusulkan nama-nama calon secara resmi kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah usulan tersebut masuk, Komisi XI DPR akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap masing-masing calon guna menguji kesiapan serta visi mereka.

Setelah uji kelayakan selesai, hasilnya akan dilaporkan dan dibawa ke Sidang Paripurna DPR untuk mendapatkan persetujuan dari para anggota dewan. Apabila Sidang Paripurna menyetujui calon yang diajukan, DPR akan menyerahkan nama tersebut kepada Mahkamah Agung. Proses akhir dari transisi kepemimpinan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan oleh Gubernur Bank Indonesia yang baru di hadapan Mahkamah Agung sebelum ia resmi mulai menjalankan tugasnya.

Baca Juga

Lonjakan Pendapatan Danantara hingga 400 Persen dan Langkah Audit Pemerintah

Lonjakan Pendapatan Danantara hingga 400 Persen dan Langkah Audit Pemerintah

Apakah DPR sudah menerima nama calon resmi untuk diuji?

Hingga tanggal 9 Agustus 2026, Presiden belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) mengenai calon definitif Gubernur Bank Indonesia kepada DPR. Hal ini berarti proses seleksi internal di tingkat pemerintahan masih berjalan, dan nama-nama kandidat yang telah dipanggil belum diajukan secara resmi ke parlemen untuk memulai proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI.

Mengapa proses pemanggilan para calon ini memakan waktu yang lama?

Meskipun detail teknis mengenai durasi seleksi tidak dipublikasikan secara rinci, proses pemanggilan yang berlangsung lama menunjukkan kehati-hatian pemerintah dalam memilih sosok pemimpin otoritas moneter. Pertemuan langsung antara Presiden dan para calon bertujuan untuk menyelaraskan pandangan mengenai arah kebijakan ekonomi nasional ke depan. Mengingat besarnya tanggung jawab dalam mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, dan mendukung ekosistem ekonomi digital, penentuan figur Gubernur Bank Indonesia yang baru memerlukan pertimbangan yang sangat matang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBank IndonesiaGubernur BI

Berita Terbaru Lainnya

Dampak Investasi Rp44,5 Triliun Danantara dalam Memperkuat Pasar Daging IndonesiaLonjakan Pendapatan Danantara hingga 400 Persen dan Langkah Audit PemerintahJaminan Keamanan Polda Metro Jaya Menjaga Stabilitas Aktivitas Publik dan Ekonomi JakartaE-Sports Kapolri Cup 2026, Wadah Pengembangan Talenta Digital NasionalKebakaran Lahan Bangka Tengah Tembus 118 Hektare, BPBD Rilis Panduan Keselamatan LingkunganDampak Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan dan Respons Kementerian PPPADampak Stabilitas Keamanan Terhadap Aktivitas Ekonomi Kota BogorTepung Mokaf, Peluang Usaha Mandiri dan Pemberdayaan Perempuan

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026