tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiEkonomi KreatorWaspada PenipuanPopuler
Beranda/Afiliasi

Program Reward Studi Banding PNM Mekaar Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro

Wulan WijayaDiterbitkan 7 Agu 2026 - 05.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Program Reward Studi Banding PNM Mekaar Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus berupaya memperkuat kapasitas usaha para nasabah ultra mikro yang tergabung dalam program Mekaar. Melalui inisiatif terbaru berupa program Reward Studi Banding, PNM membuka kesempatan bagi para pelaku usaha kecil untuk melihat langsung praktik terbaik di lapangan. Langkah pemberdayaan berkelanjutan ini dirancang untuk membuka cara pandang baru bagi para nasabah agar dapat mengenali sekaligus memaksimalkan potensi bisnis yang mereka miliki secara mandiri. Dengan memperluas cakrawala berpikir para pelaku usaha, PNM berharap dapat menciptakan ekosistem usaha mikro yang lebih dinamis dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

Program ini difokuskan pada pembelajaran praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku usaha di lingkungan mereka masing-masing. Direktur Utama PNM, Kindaris, menjelaskan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bahwa pihak perusahaan berkomitmen menyediakan ruang belajar dari praktik terbaik. PNM berharap setiap pengalaman berharga yang didapatkan oleh para nasabah selama studi banding dapat dibawa pulang, diaplikasikan, dan diajarkan kembali kepada anggota kelompok lainnya. Melalui transfer pengetahuan ini, diharapkan muncul inovasi usaha baru yang berdampak positif pada peningkatan pendapatan serta ketahanan ekonomi keluarga nasabah.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Bagaimana cara PNM Mekaar membantu nasabah mengenali potensi usaha mereka?

PNM memberikan solusi pemberdayaan melalui pendekatan yang berkelanjutan. Melalui program Mekaar, nasabah tidak hanya mendapatkan akses permodalan finansial, tetapi juga didampingi untuk membuka perspektif baru dalam melihat peluang usaha di sekitar mereka. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan mempertemukan para pelaku usaha dengan praktik terbaik di daerah lain melalui program Reward Studi Banding. Pendekatan ini membantu nasabah menyadari bahwa bahan baku yang biasa mereka temui sehari-hari dapat diolah menjadi produk dengan nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.

Siapa saja yang dilibatkan dalam program Reward Studi Banding ini?

Baca Juga

Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan

Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan

PNM mengajak para ketua kelompok nasabah PNM Mekaar untuk mengikuti program Reward Studi Banding ini. Keterlibatan para ketua kelompok dinilai sangat strategis karena mereka memiliki peran kepemimpinan di tingkat lokal. Setelah mendapatkan pengetahuan baru dari studi banding, para ketua kelompok diharapkan mampu membagikan ilmu tersebut kepada seluruh anggota kelompoknya. Model transfer pengetahuan ini memastikan bahwa manfaat edukasi dapat tersebar secara merata dan menciptakan dampak yang positif bagi komunitas usaha mikro di daerah asal.

Apa saja kegiatan nyata yang dipelajari peserta selama studi banding di Solo?

Dalam pelaksanaan studi banding di Solo, para peserta diajarkan cara mengolah bahan pangan lokal secara kreatif. Secara spesifik, mereka mempelajari cara mengolah singkong menjadi produk kuliner tradisional seperti slondok dan gemblong. Proses pembelajaran ini mencakup teknik pengolahan yang benar agar menghasilkan produk yang berkualitas dan menarik minat konsumen. Dengan mempelajari praktik tersebut, peserta mendapatkan gambaran konkret tentang bagaimana diversifikasi produk dapat meningkatkan daya saing usaha mereka.

Bagaimana dampak program ini terhadap pengembangan bisnis nasabah?

Baca Juga

Kolaborasi National Cybersecurity Connect 2026 untuk Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

Kolaborasi National Cybersecurity Connect 2026 untuk Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

Program ini terbukti memberikan inspirasi bagi para peserta untuk mengembangkan variasi produk mereka. Salah satu peserta program, Dyah Wulandari, menyatakan bahwa dirinya kini memiliki lebih banyak ide untuk memajukan usahanya usai menyaksikan langsung tahapan pengolahan singkong. Kunjungan langsung ke lapangan memberikan pemahaman praktis yang memotivasi nasabah untuk menerapkan ide-ide segar di tempat tinggal mereka masing-masing.

Apakah program studi banding ini menjamin peningkatan pendapatan nasabah?

Meskipun program ini dirancang untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga, hasil akhirnya tetap bergantung pada implementasi masing-masing individu. PNM tidak memberikan jaminan keuntungan finansial tertentu atau pendapatan pasti tanpa risiko. Keberhasilan usaha baru yang dikembangkan setelah studi banding sangat dipengaruhi oleh ketekunan nasabah, ketersediaan bahan baku lokal, serta penerimaan pasar terhadap produk yang dihasilkan. Program ini murni berfungsi sebagai fasilitator pengetahuan, sementara keberlanjutan bisnis tetap memerlukan kerja keras dan adaptasi kreatif dari para pelaku usaha itu sendiri.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pemberdayaan EkonomiPNM MekaarStudi BandingUsaha Ultra Mikro

Berita Terbaru Lainnya

Penyelesaian Utang Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian KeuanganKerugian Rp 100 Triliun Akibat Praktik Mafia Beras di IndonesiaKolaborasi National Cybersecurity Connect 2026 untuk Masa Depan Ekonomi Digital IndonesiaStrategi Nuklir Baru Pentagon Menghadapi Ancaman Rusia dan ChinaKasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo Menyeret Mantan Ketua Sebagai TersangkaKasus Bripda RF di Deli Serdang, Jeratan Utang yang Berujung KriminalitasMenkum Tunggu Keputusan DPR RI Terkait Perubahan Nama RUU Perampasan AsetKasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo Menyeret Mantan Ketua Sebagai Tersangka

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
Afiliasi
Ekonomi Kreator
Waspada Penipuan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap