Kebakaran melanda kawasan puncak Gunung Wilis yang terletak di wilayah perbatasan antara Kabupaten Nganjuk dan Ponorogo, Jawa Timur. Peristiwa kebakaran tersebut terpantau langsung dari Kantor BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk sejak pukul 19.16 WIB. Pergerakan kobaran api dilaporkan mengarah ke sisi timur dan barat menuju kawasan Kabupaten Nganjuk.
Prakirawan BMKG Nganjuk, Setiyaris, menyampaikan bahwa posisi api saat ini masih relatif jauh dari kawasan permukiman penduduk. Kendati demikian, kondisi tersebut tetap harus diwaspadai mengingat banyaknya vegetasi kering yang menjadi material mudah terbakar. Perubahan arah dan kecepatan angin sewaktu-waktu juga dapat memengaruhi arah serta kecepatan penyebaran api di lapangan.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berdasarkan pengamatan BMKG, kondisi cuaca di sekitar lokasi terpantau cerah berawan dengan suhu udara berkisar 22掳C. Sementara itu, angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan sekitar 5 km/jam.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Menghadapi potensi penyebaran api, masyarakat di kawasan lereng Gunung Wilis diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Warga secara khusus diminta menghindari aktivitas pembakaran terbuka di sekitar area yang dipenuhi vegetasi kering.






