tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Purbaya Ogah Cuma Tambah Utang, Kejar Kepatuhan Warga RI Bayar Pajak

Ance ManoppoDiterbitkan 28 Agu 2026 - 04.06 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Ogah Cuma Tambah Utang, Kejar Kepatuhan Warga RI Bayar Pajak
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pengendalian utang negara tidak akan efektif tanpa adanya peningkatan penerimaan negara. Menanggapi dorongan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengenai penyusunan peta jalan mitigasi utang, pemerintah memilih berfokus pada penguatan kepatuhan wajib pajak dan pembenahan tata kelola penerimaan daripada sekadar mencari pembiayaan baru.

Purbaya menilai, sebaik apa pun pengelolaan utang dirancang, beban pinjaman akan terus bertambah jika pos pendapatan negara tidak bertumbuh. Oleh karena itu, fokus pembenahan diarahkan pada sektor perpajakan serta kepabeanan dan cukai guna mendongkrak pengumpulan penerimaan (tax collection).

Perbaikan Kepatuhan Tanpa Kenaikan Tarif

Dalam skema yang disiapkan pemerintah, optimalisasi penerimaan negara tidak dilakukan dengan menaikkan tarif pajak maupun cukai. Langkah utama yang ditempuh adalah menutup kebocoran penerimaan serta menindak berbagai bentuk kecurangan dan penghindaran pajak.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Peningkatan rasio pajak (tax ratio) melalui kepatuhan sukarela dipandang sebagai jalur utama untuk menjaga kesinambungan (sustainability) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah juga menyoroti pentingnya perbaikan integritas dan kinerja personel di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memastikan tidak ada celah kebocoran di lapangan.

Dorongan Peta Jalan Mitigasi Utang dari Parlemen

Isu mitigasi utang ini mencuat setelah Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mendorong pemerintah menyiapkan peta jalan mitigasi utang dalam rapat kerja terkait Rancangan APBN (RAPBN) 2027. Banggar menilai transisi jangka menengah menuju anggaran berimbang diperlukan untuk memperkuat kesehatan fiskal dan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pemerintah menyatakan tetap berkomitmen mengelola utang secara terukur dengan mengacu pada standar internasional, termasuk kepatuhan terhadap batasan defisit anggaran dan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kendati demikian, keberhasilan menjaga stabilitas fiskal tersebut ditekankan akan sangat bergantung pada efektivitas penegakan kepatuhan pembayaran pajak di dalam negeri.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

APBNKementerian KeuanganPajak

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap