tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Andi SompaDiterbitkan 8 Sep 2026 - 21.08 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah tengah menyusun skema integrasi administrasi kependudukan dengan sektor perbankan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya rencana pembuatan rekening bank secara otomatis bagi masyarakat yang belum memiliki rekening, khususnya saat mereka memasuki usia dewasa dan membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Rencana tersebut disiapkan guna mempercepat serta memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah ingin memangkas hambatan administratif agar calon penerima manfaat tidak perlu lagi mengantre atau membuka rekening secara mandiri saat program bantuan digulirkan.

Integrasi Data Kependudukan dan Perbankan

Untuk merealisasikan skema ini, pemerintah berencana memadukan data lintas lembaga. Verifikasi identitas warga yang belum terhubung dengan layanan finansial akan mengandalkan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Melalui pencocokan data tersebut, sistem akan memetakan penduduk berusia 18 tahun ke atas yang belum memiliki akun bank. Begitu data kependudukan tercatat aktif atau KTP diterbitkan, rekening baru disiapkan langsung melalui bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS).

Potensi Saldo Awal Rp50.000 hingga Rp80.000

Pemerintah juga mempertimbangkan pengisian saldo awal secara cuma-cuma pada setiap rekening baru yang dibuat melalui mekanisme ini. Nilai saldo awal tersebut diperkirakan berkisar antara Rp50.000 hingga Rp80.000 per nasabah.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Pemberian saldo awal ditujukan untuk menyelesaikan kendala biaya administrasi pembukaan buku tabungan. Langkah ini sekaligus mengantisipasi risiko rekening pasif atau ditutup otomatis oleh sistem perbankan akibat tidak adanya setoran awal dari pemilik rekening.

Kendati konsep kebijakan telah dipaparkan, Purbaya menegaskan bahwa rencana pembukaan rekening otomatis saat pencetakan KTP ini belum menjadi keputusan final pemerintah. Pembahasan teknis dan kesiapan antarlembaga masih berlangsung, sehingga waktu pasti implementasinya belum diputuskan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bantuan SosialPurbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap