Beredarnya foto-foto di media sosial yang memperlihatkan anggota DPD RI Arya Wedakarna menghadiri acara kontes kecantikan transgender, Miss Equality World 2026, di Bangkok, Thailand, menuai sorotan publik. Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Arya memberikan klarifikasi mengenai status kehadiran serta kapasitasnya dalam acara itu.
Arya menegaskan bahwa kehadirannya di Bangkok bukan dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI yang mewakili Bali. Ia menyatakan hadir atas nama pribadi sekaligus menjabat sebagai Presiden Hindu Center of Indonesia. Untuk menegaskan kapasitas personal tersebut, Arya memilih mengenakan pakaian adat Bali saat berada di lokasi acara.
Kronologi Undangan dan Kunjungan ke Thailand
Arya menjelaskan bahwa keikutsertaannya bermula dari pertemuan dengan pihak panitia, yaitu MS Organization, pada Juni lalu di kediamannya di Jembrana. Organisasi tersebut diketahui memiliki jejaring di 15 negara serta kerap menyelenggarakan berbagai kegiatan amal atau kegiatan sosial di Bali.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Selama berada di Thailand, rangkaian agenda yang dijalani tidak hanya terpusat pada satu acara. Arya sempat melakukan kunjungan ke sejumlah vihara Buddha dan kuil-kuil Hindu, mendatangi berbagai pameran, serta menghadiri agenda diskusi.
Klarifikasi Seputar Acara Puncak dan Ajudan
Pada malam puncak yang berlangsung pada 30 Agustus, panitia menggelar sesi pemberian penghargaan kepada lima orang tokoh. Dalam kesempatan tersebut, Arya menerima sebuah video yang memberikan pengakuan atas keberhasilan sektor pariwisata Bali.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Arya menyatakan tidak menyampaikan pidato dalam agenda itu. Setelah menerima penghargaan tersebut, ia langsung berpamitan dan meninggalkan tempat acara. Arya juga mengaku pada awalnya tidak mengetahui bahwa acara yang dihadirinya mengusung isu transpuan atau transgender.
Mengenai keberadaan seorang pria berseragam yang mendampinginya di lokasi acara, Arya menerangkan bahwa sosok tersebut merupakan ajudan resmi yang bertugas memberikan pengamanan melekat kepadanya.






