tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Afiliasi

Respons Iran Terhadap Klaim AS Atas Kendali Jalur Perdagangan Selat Hormuz

Sri NugrohoDiterbitkan 14 Agu 2026 - 04.37 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Respons Iran Terhadap Klaim AS Atas Kendali Jalur Perdagangan Selat Hormuz
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas menyusul adanya saling klaim atas kendali Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, kepala baru pasukan paramiliter Basij Iran, Hossein Taeb, secara terbuka menyatakan bahwa Selat Hormuz kini sepenuhnya berada di bawah pengelolaan dan kontrol dari pihak Iran. Pernyataan tegas ini disampaikan sebagai jawaban langsung atas klaim sebelumnya yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Donald Trump mengeklaim bahwa Washington memiliki kendali penuh atas jalur pelayaran yang sangat vital bagi perdagangan internasional tersebut. Saling klaim ini mempertegas persaingan pengaruh yang terus berlanjut di wilayah perairan Timur Tengah.

Dalam penjelasannya, Hossein Taeb juga menyoroti motif di balik langkah-langkah yang diambil oleh pihak Amerika Serikat di kawasan tersebut. Menurut Taeb, Amerika Serikat sengaja berupaya untuk mengganggu popularitas yang dimiliki oleh Republik Islam Iran di kawasan regional. Upaya gangguan tersebut dilakukan oleh Washington dengan cara mencoba memulai sebuah perang baru di wilayah Selat Hormuz. Selain itu, Taeb mengungkit klaim dari pihak Washington yang meremehkan kekuatan militer Iran. Amerika Serikat mengeklaim bahwa Iran tidak memiliki angkatan udara maupun angkatan laut yang kuat untuk mempertahankan wilayahnya. Namun, pernyataan dari kepala pasukan Basij ini menunjukkan bahwa Iran menolak klaim tersebut dan menegaskan kedaulatannya atas perairan Selat Hormuz.

Baca Juga

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Sikap keras Iran juga dipertegas oleh pejabat senior bidang politik-militer Iran lainnya, yaitu Rasoul Sanaei-Rad. Sanaei-Rad menyatakan dengan jelas bahwa Teheran tidak akan membuka kembali akses ke Selat Hormuz dalam waktu dekat. Penutupan ini akan terus berlanjut sampai pihak-pihak lain yang terlibat bersedia memenuhi komitmen mereka yang sebelumnya telah disepakati dalam kesepakatan sementara. Tidak hanya itu, Sanaei-Rad juga memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat dan sekutunya mengenai potensi eskalasi konflik di masa depan. Ia memperingatkan bahwa jika terjadi perang di masa mendatang, pihak Iran akan berdiri lebih teguh dan siap untuk bertindak dengan cara yang jauh lebih ofensif dibandingkan sebelumnya.

Pentingnya status Selat Hormuz ini tidak lepas dari posisinya yang sangat strategis secara geografis maupun ekonomi global. Selat Hormuz merupakan koridor penting yang menghubungkan wilayah Teluk Persia secara langsung dengan Laut Arab. Sebelum perang meletus di kawasan ini, Selat Hormuz berfungsi sebagai jalur transportasi utama bagi energi dunia. Tercatat bahwa sekitar seperlima dari total pasokan minyak dunia dan gas alam cair global dikapalkan dan dikirim melalui jalur pelayaran strategis ini setiap tahunnya. Oleh karena itu, penutupan atau gangguan apa pun di selat ini dipastikan akan berdampak langsung pada pasokan energi global dan memicu kekhawatiran besar di pasar internasional.

Baca Juga

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Kru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut Jawa

Konflik bersenjata yang berujung pada penutupan jalur ini sendiri bermula dari serangan gabungan yang dilancarkan oleh militer Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada tanggal 28 Februari. Sebagai respons langsung atas serangan militer gabungan tersebut, pihak Teheran secara efektif mengambil tindakan untuk menutup Selat Hormuz bagi pelayaran. Langkah penutupan oleh Iran ini segera direspons oleh Amerika Serikat dengan memberlakukan blokade laut yang ketat terhadap aktivitas pelayaran serta pelabuhan-pelabuhan milik Iran. Kendati demikian, pihak Washington juga menyatakan bahwa mereka akan tetap berupaya menjaga dan memelihara kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang berlayar menuju atau meninggalkan pelabuhan-pelabuhan non-Iran di wilayah tersebut.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IranAmerika SerikatSelat Hormuz

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap