tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Investasi

Restrukturisasi Utang PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) Melalui Private Placement Rp4,35 Triliun

Wulan WijayaDiterbitkan 12 Agu 2026 - 19.42 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Restrukturisasi Utang PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) Melalui Private Placement Rp4,35 Triliun
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Dalam dinamika ekonomi dan investasi, pengelolaan beban utang yang melampaui nilai aset menjadi tantangan krusial bagi kelangsungan sebuah korporasi. Situasi sulit ini tengah dihadapi oleh PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP). Emiten perkebunan kelapa sawit yang merupakan bagian dari Grup Bakrie tersebut memutuskan untuk menempuh skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau yang lebih dikenal sebagai aksi korporasi private placement. Langkah ini diambil oleh perseroan sebagai salah satu jalan keluar strategis untuk membenahi struktur neraca keuangannya yang sedang tertekan.

Aksi korporasi berupa private placement ini telah resmi dilaksanakan oleh PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk pada tanggal 4 Agustus 2026. Nilai dari pelaksanaan private placement tersebut ditaksir memiliki estimasi nilai sekitar Rp4,35 triliun. Angka Rp4,35 triliun ini merupakan representasi dari jumlah outstanding utang yang selama ini menjadi bagian dari liabilitas atau kewajiban keuangan perusahaan. Melalui mekanisme konversi utang menjadi saham baru ini, perseroan berupaya untuk merestrukturisasi kewajiban utangnya yang sudah menumpuk.

Dalam rangka pelaksanaan private placement tersebut, UNSP menerbitkan saham baru Seri B dengan jumlah yang cukup signifikan, yaitu sebanyak 14.505.112.734 saham. Saham baru Seri B yang diterbitkan oleh emiten sawit ini memiliki nilai nominal sebesar Rp100 per saham. Sementara itu, untuk harga pelaksanaan dari saham baru tersebut ditetapkan sebesar Rp300 per saham. Dengan skema harga ini, penerbitan saham baru tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban kewajiban keuangan perseroan.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Seluruh saham baru Seri B yang diterbitkan dalam aksi korporasi ini didistribusikan kepada 11 pihak yang berbeda sebagai kreditur maupun investor. Berdasarkan rincian distribusi, Poseidon Corporate Services Limited tercatat sebagai pihak penerima porsi saham terbesar dengan alokasi mencapai 9.461.314.663 saham. Posisi penerima terbesar kedua ditempati oleh Unbounded Opportunities Fund SPC-Alpha Investments SP yang memperoleh alokasi sebanyak 3.005.863.413 saham.

Selain dua pihak utama tersebut, terdapat sembilan pihak lain yang turut menerima distribusi saham baru dari UNSP. Pihak-pihak tersebut adalah PT Bakrie Capital Indonesia yang memperoleh 441.222.983 saham, diikuti oleh Pacific Harbor Advisors Pte. Ltd. yang mendapatkan 398.813.333 saham, serta Indo Alam Resources Pte. Ltd. yang menerima sebanyak 373.582.000 saham. Selanjutnya, PT Biofuel Indo Sumatra menerima alokasi sebanyak 309.854.678 saham, Alexander Kirk Bradford memperoleh 283.016.666 saham, dan Drake Private Investments LLC mendapatkan 113.206.666 saham. Sisa saham lainnya didistribusikan kepada Netland Investments Limited sebanyak 56.603.333 saham, PT Danatama Makmur Sekuritas sebanyak 33.333.333 saham, serta Sundaresan Hariharan yang mendapatkan 28.301.666 saham.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Meskipun aksi korporasi bernilai triliunan rupiah ini telah rampung dilaksanakan, neraca keuangan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk masih menghadapi tantangan yang sangat berat. Setelah pelaksanaan private placement (PMTHMETD) ini diselesaikan, posisi ekuitas dari emiten bersandi saham UNSP tersebut tercatat masih berada di zona negatif, yaitu minus Rp919,08 miliar. Kondisi ini tidak terlepas dari posisi keuangan perusahaan di mana jumlah liabilitas dan kewajiban utang perseroan telah setara dengan 143,51% dari total aset yang tercatat. Sebagai informasi, total aset yang tercatat milik UNSP saat ini adalah sebesar Rp3.487.979.293.361. Dengan rasio tersebut, nilai liabilitas perseroan dipastikan telah melebihi 80% dari total aset yang dimilikinya.

Untuk dapat keluar dari jerat ekuitas negatif dan memperbaiki kondisi keuangannya secara keseluruhan, manajemen UNSP telah merumuskan sejumlah rencana strategis. Perusahaan berencana mengatasi persoalan ekuitas negatif tersebut dengan cara meningkatkan produktivitas serta profitabilitas dari kegiatan operasionalnya. Selain itu, pihak manajemen juga berkomitmen untuk terus melanjutkan proses restrukturisasi utang dan ekuitas perusahaan agar dapat mencapai struktur permodalan yang lebih sehat dan berkesinambungan di masa depan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

SahamRestrukturisasi Utang

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap