Indonesia melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI resmi ditetapkan secara aklamasi sebagai tuan rumah penyelenggaraan Inter-Parliamentary Speakers' Conference (ISC) ke-3 yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang.
Penetapan tersebut disepakati dalam pertemuan para pimpinan parlemen pada forum ISC ke-2 yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja. Keputusan penunjukan Indonesia diumumkan langsung secara resmi oleh Presiden Senat Kamboja sekaligus mantan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, di hadapan delegasi pimpinan parlemen dari 31 negara peserta.
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin memandang kepercayaan yang diberikan oleh forum internasional ini sebagai pengakuan nyata atas peran diplomasi parlemen Indonesia di tingkat global. Menurutnya, mandat ini memperkuat posisi DPD RI dalam membangun komunikasi dan kemitraan antarlembaga legislatif lintas negara.
Koordinasi Lintas Lembaga Negara
Menindaklanjuti keputusan aklamasi di Phnom Penh, DPD RI merencanakan sejumlah langkah koordinasi di dalam negeri guna mematangkan kesiapan Indonesia menyambut agenda internasional tersebut.
Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Sultan menyatakan akan segera melaporkan hasil penetapan tuan rumah ISC ke-3 Tahun 2027 kepada Presiden Republik Indonesia. Selain kepada kepala negara, laporan dan koordinasi persiapan juga akan disampaikan kepada pimpinan parlemen lainnya, yakni Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Langkah koordinasi antarpimpinan lembaga parlemen ini dipandang penting untuk memastikan sinergi kelembagaan dan kelancaran diplomasi Indonesia saat menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi tersebut.
Perkembangan Forum Parlemen ISC
Forum Inter-Parliamentary Speakers' Conference pertama kali dideklarasikan dan diselenggarakan melalui ISC ke-1 di Seoul, Korea Selatan, pada 2025. Pertemuan perdana tersebut menarik partisipasi luas dengan dihadiri pimpinan parlemen dari 45 negara.
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi

Pada konferensi pertama di Seoul, diplomat Korea Selatan sekaligus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kedelapan periode 1 Januari 2007 hingga 31 Desember 2016, Ban Ki-moon, hadir bertindak sebagai pembicara utama (keynote speaker).
Keberlanjutan forum berlanjut pada edisi kedua di Phnom Penh, Kamboja, yang melibatkan pimpinan parlemen dari 31 negara sebelum akhirnya menyepakati estafet penyelenggaraan ISC ke-3 kepada Indonesia.






