tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi Makro

RI Siap Lawan Arus Saat Ekonomi Dunia Memburuk dan Tak Bisa Diprediksi

Wahyu SuryaniDiterbitkan 6 Sep 2026 - 01.52 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
RI Siap Lawan Arus Saat Ekonomi Dunia Memburuk dan Tak Bisa Diprediksi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Bank Indonesia menegaskan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang kian memburuk dan sulit ditebak. Kondisi perekonomian dunia saat ini dinilai telah mengalami pergeseran mendasar, dari yang sebelumnya berada pada fase ketidakpastian (uncertainty) menjadi fase yang sama sekali tidak dapat diprediksi (unpredictability).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta dalam acara Lampung Financial Festival pada Sabtu (5/9/2026). Filianingsih menjelaskan bahwa ketidakpastian di masa lalu masih memungkinkan adanya perkiraan atau proyeksi, sedangkan situasi saat ini berada di luar jangkauan prediksi biasa.

Kondisi berat yang melanda lanskap internasional tersebut juga menjadi sorotan utama dalam forum global G20. Berdasarkan pembahasan di forum tersebut, situasi dunia sedang tidak baik-baik saja seiring dengan tingginya gejolak dan tantangan global, ditambah berlanjutnya perang di kawasan Timur Tengah yang masih membayangi perekonomian dunia.

Baca Juga

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454

Mandat dan Bauran Kebijakan Bank Indonesia

Untuk membentengi perekonomian domestik dari dampak gejolak eksternal, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakan (policy mix). Langkah ini dijalankan selaras dengan mandat konstitusional yang diemban oleh bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional.

Filianingsih menegaskan bahwa Bank Indonesia memegang mandat untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, menjaga ketahanan sistem keuangan, serta terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui implementasi bauran kebijakan tersebut.

Baca Juga

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Asing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSG

Kinerja dan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Ketahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi tekanan global tercermin dari stabilitas pertumbuhan yang berhasil dipertahankan sepanjang paruh pertama tahun 2026. Laju pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5,6% pada kuartal I-2026, kemudian berlanjut dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,29% pada kuartal II-2026.

Untuk keseluruhan tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan berada pada kisaran 4,9% hingga 5,7%. Sementara itu, tingkat inflasi nasional tetap diarahkan dan dijaga agar berada dalam sasaran target Bank Indonesia, yaitu sebesar 2,5% plus minus 1%.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaEkonomi GlobalPertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap