tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi & KeuanganDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi KreatorPopuler
Beranda/Afiliasi

Rincian Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan untuk Mengurai Kemacetan Bogor

Fitri LimbongDiterbitkan 9 Agu 2026 - 06.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rincian Pembangunan Off Ramp Ciawi Selatan untuk Mengurai Kemacetan Bogor
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Pembangunan jalur keluar tol atau off ramp Ciawi Selatan kini resmi dimulai sebagai langkah strategis dalam mengurai persoalan lalu lintas di wilayah Bogor Selatan. Pada Kamis, 9 Juli 2026, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Adityawarman Adil, secara langsung menghadiri upacara peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut. Kegiatan seremonial yang menandai dimulainya konstruksi fisik ini diselenggarakan di Lorena Sport Hub dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta perwakilan mitra kerja sama.

Proyek infrastruktur ini lahir dari inisiatif Pemerintah Kota Bogor yang dipimpin oleh Wali Kota Dedie A. Rachim. Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengapresiasi langkah ini sebagai sebuah terobosan yang luar biasa. Menurutnya, realisasi proyek ini dapat terwujud berkat komunikasi intensif dan taktis yang dibangun oleh Wali Kota Bogor dengan berbagai pihak eksternal, baik dari unsur kementerian maupun sektor swasta.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi & KeuanganDigital Economy & EarningKeuanganDigital EconomyEkonomi & RegulasiEkonomi GlobalRegulasi & HukumAfiliasiEkonomi Kreator

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Latar belakang utama dari pembangunan off ramp Ciawi Selatan ini adalah keluhan menahun dari masyarakat Bogor Selatan terkait akses jalan pulang. Selama ini, warga yang bepergian dari arah Jakarta atau menggunakan jaringan jalan tol dapat menuju ke tempat tujuan dengan relatif lancar saat berangkat. Kendala besar baru muncul ketika mereka hendak kembali ke rumah. Arus kendaraan yang pulang dari arah tol atau Jakarta terpaksa harus memutar melewati kawasan Pasar Ciawi. Akibatnya, penumpukan kendaraan tidak terhindarkan di area pasar tersebut, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan paling parah di kawasan Bogor.
Baca Juga

Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang dan Tantangan Infrastruktur

Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang dan Tantangan Infrastruktur

Untuk mengatasi hambatan mobilitas tersebut, jalur baru sepanjang kurang lebih 600 meter dengan lebar sekitar 3,7 meter akan dibangun. Rute ini dirancang untuk memberikan akses langsung bagi kendaraan yang keluar dari tol menuju wilayah Bogor Selatan tanpa harus melewati titik macet di Pasar Ciawi. Dari sisi pendanaan dan pelaksanaan, proyek ini menggunakan skema kolaborasi taktis non-APBD. Seluruh anggaran pembangunan bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang disediakan oleh PT Sinar Mas. Dalam pelaksanaannya, proyek ini melibatkan sinergi erat antara PT Trans Jabar Tol (TJT), PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta pihak Sinar Mas sendiri.

Dampak positif dari pembukaan jalur keluar tol baru ini diperkirakan akan dirasakan langsung oleh ribuan warga di beberapa wilayah administratif. Kelurahan yang akan menerima manfaat langsung dari akses transportasi baru ini antara lain Kelurahan Bojongkerta, Kertamaya, Rancamaya, Dekeng, Cipaku, dan Genteng. Selain memangkas waktu perjalanan harian warga, pengurangan kepadatan kendaraan di Simpang Ciawi diharapkan mampu mempercepat pergerakan logistik dan aktivitas ekonomi lokal di Kota Bogor secara keseluruhan. Tidak hanya berfungsi sebagai jalur harian, rute baru ini juga diproyeksikan menjadi jalur mitigasi bencana atau rute alternatif darurat yang sangat penting ketika terjadi kendala lalu lintas di jalur utama.

Baca Juga

Pergerakan IHSG Menuju Level 6.400 dan Sentimen Pasar Modal

Pergerakan IHSG Menuju Level 6.400 dan Sentimen Pasar Modal

Meskipun proses konstruksi telah dimulai, penyelesaian proyek ini masih membutuhkan waktu pengerjaan fisik di lapangan. Pemerintah Kota Bogor menargetkan agar off ramp Ciawi Selatan ini dapat rampung sepenuhnya dan mulai digunakan oleh masyarakat umum dalam kurun waktu satu tahun ke depan, atau sekitar pertengahan tahun 2027. Namun, target penyelesaian ini tetap bergantung pada dinamika cuaca, kondisi teknis di lapangan, serta pemenuhan seluruh aspek administratif. Terkait dengan pengawasan, regulasi, dan perizinan jalannya proyek tol ini, wewenang penuh berada di bawah kendali Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Transportasi PublikEkonomi Daerah

Berita Terbaru Lainnya

Ekspansi Kendaraan Listrik Niaga di Sektor Tambang dan Tantangan InfrastrukturPergerakan IHSG Menuju Level 6.400 dan Sentimen Pasar ModalUang Operasional Rp 1 Miliar Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto Raib Dibobol MalingSistem Lampu Lalu Lintas DKI Jakarta Diatur Manual Akibat Kebakaran Gedung BapendaPemerintah Targetkan Pembangunan 100 Titik Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ini untuk Keluarga PrasejahteraPengadilan Banding AS Minta Proyek Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,16 Triliun DihentikanBank Jakarta Cetak Pemimpin Digital Melalui ODP Information Technology 2026Kisah Sukses Kopi Kapal Api dari Industri Rumahan Surabaya hingga Pasar Global

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

Afiliasi

Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 Persen

4 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Dampak Peningkatan Free Float Saham TPIA Menjadi 25,7 PersenAfiliasi 路 4 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  5. 5Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026