Perjalanan darat menuju Bali melalui koridor timur Jawa Timur akan segera didukung oleh infrastruktur baru. Beberapa ruas pada Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) telah menyelesaikan tahap pembangunan fisik. Dari proyek tersebut, terdapat dua seksi jalan tol yang saat ini telah resmi mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) per 23 Agustus 2026, kedua ruas yang telah memperoleh sertifikasi adalah Seksi 1 Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton sepanjang 11,20 kilometer. Secara kumulatif, Jalan Tol Prosiwangi Seksi 1 dan Seksi 2 membentang sepanjang 24 kilometer dan saat ini tengah dipersiapkan menuju tahap pengoperasian.
Menanti Uji Laik Simpang Susun Gending
Meski kedua ruas tol telah mengantongi SLO, pengoperasian Seksi 1 dan Seksi 2 masih menunggu hasil Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) untuk Simpang Susun Gending.
Pelindo Luncurkan Layanan Onshore Power Supply di Tanjung Priok, Dorong Transformasi Green Port

Simpang Susun Gending memegang peran penting dalam menghubungkan jaringan jalan bebas hambatan di wilayah tersebut. Simpang susun ini nantinya berfungsi menyambungkan Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) secara langsung dengan Jalan Tol Prosiwangi, sehingga memudahkan pergerakan arus kendaraan yang melintas antarruas tol.
Efisiensi Waktu dan Dampak Ekonomi Kawasan
Dengan tersambungnya Tol Prosiwangi ke dalam jaringan jalan tol di Jawa Timur, mobilitas dan perjalanan antarkawasan diharapkan menjadi semakin lancar. Waktu tempuh perjalanan masyarakat pun diproyeksikan menjadi lebih efisien, salah satunya rute dari Probolinggo menuju Besuki yang diperkirakan hanya membutuhkan waktu 1 jam 15 menit.
Intip ke dalam 'Kos-kosan Barang' di DKI, Sewa Rp320.000-Tembus 7 Juta

BPJT menyatakan bahwa kehadiran ruas Jalan Tol Prosiwangi ini akan meningkatkan konektivitas di kawasan Tapal Kuda. Selain memperlancar mobilitas masyarakat yang melintas, infrastruktur jalan tol ini ditujukan untuk mendorong efisiensi rantai distribusi logistik di seluruh wilayah Jawa Timur.






